Rabu, 27 Juli 2022 15:15 WIB

Yuks Kenali Bulu Hidung

Responsive image
11168
Tim Promkes RSST - RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten

Dari Sekian banyak anggota tubuh, bulu hidung mungkin menjadi salah satu bagian yang jarang diperhatikan. Bulu hidung adalah bagian alami dari tubuh manusia yang memiliki fungsi utama sebagai sistem pertahanan. Saat manusia bernafas manusia tidak hanya menghirup oksigen, tapi ada udara yang terhirup ke dalam hidung bisa membawa partikel kecil dan kotoran, selain menjaga kelembaban di rongga hidung, bulu hidung juga bisa melindungi paru-paru dari risiko penyakit yang berasal dari kotoran atau partikel kecil.

Ada dua jenis bulu di dalam hidung yaitu Silia dan Vibrissae :

1.      Silia (Cilia) berukuran kecil berada jauh di dalam hidung. Bulu silia ini ringan sehingga mengikuti alur pernafasan dan berfungsi menangkap partikel berbahaya dalam lendir dan mendorong ke tenggorokan untuk menimbulkan reaksi batuk.

2.      Vibrissae ukurannya lebih besar dari Silia. Bulu Vibrissae tumbuh di cuping hidung dan berfungsi untuk menangkap partikel berukuran besar. Partikel yang terperangkap akan dikeluarkan bersama kotoran hidung. Vibrissae bisa tumbuh memanjang hingga keluar lubang hidung kendati begitu tidak disarankan untuk mencabutnya.

Sebagian orang memiliki bulu hidung, termasuk yang terlihat sampai luar hidung tampaknya tidak terlalu menjadi masalah, sebaliknya bulu hidung cukup mengganggu penampilan dan dirasa tidak nyaman sehingga banyak yang ingin mencabut.

Berikut fungsi penting bulu di hidung :

1.    Bulu hidung berperan sebagai perisai tubuh.

Bulu hidung merupakan bagian dari penangkal partikel-partikel asing di udara seperti kuman, jamur dan spora. Bulu hidung yang panjang dan lebat akan mempengaruhi jumlah lendir di dalam hidung. Secara alami lendir akan menempel dan melumasi bulu hidung sehingga memberi tambahan perlindungan untuk menjebak patogen dan partikel kecil. Jika partikel-partikel tersebut berhasil masuk ke dalam saluran pernafasan, tubuh akan bereaksi secara alami untuk mengeluarkannya yaitu dengan bersin.

2.    Bulu hidung mempermudah penguapan keringat.

Serat bulu hidung memiliki tujuan tambahan yaitu dapat menambahkan luas permukaan kulit yang dapat membantu keringat untuk menguap.

3.    Bulu hidung memberikan kelembaban pada udara yang dihirup.

Ketika udara masuk melalui hidung, lendir dan rambut di hidung akan menyediakan panas dan kelembaban, jika bagian dalam hidung dan sistem pernafasan terlalu kering anda bias mengalami berbagai masalah hidung seperti iritasi dan mudah mimisan.

Dengan memelihara kebersihan hidung kita turut menjaga kesehatan tubuh dan menghindari berbagai gangguan hidung yang mengancam.

 

                             

 

 

 

Referensi                :

1.      Faisal Yulianto, dkk. Pengenalan Karakter Seseorang Melalui Bentuk Hidung. https://journal.uim.ac.id/index.php/zeta/article.

2.      Alya Pratiwi, dkk. Indera Pembau (Hidung). Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Jakarta. https://rdsuryaratri.files.wordpress.com.