Kamis, 16 Mei 2024 08:08 WIB

Kualitas Hidup pada Pasien Penyakit Jantung Koroner

Responsive image
249
dr. Rido Jati Kuncara - RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta

Penyakit jantung koroner (PJK) adalah kondisi dimana pembuluh darah yang memasok darah ke jantung menyempit atau terblokir oleh penumpukan lemak dan kolesterol. Kondisi ini dapat memicu gejala seperti nyeri dada, sesak napas, dan kelelahan, dan dalam kasus yang parah dapat menyebabkan serangan jantung.

Dampak PJK pada Kualitas Hidup

PJK dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan pasien, termasuk kesehatan fisik, status psikologis, hubungan sosial, dan hubungan dengan lingkungan mereka. Pasien PJK mungkin merasa sulit untuk melakukan aktivitas fisik, mengalami stres atau kecemasan, dan merasa terisolasi dari keluarga dan teman-teman mereka.

Kesehatan Fisik

PJK dapat membatasi aktivitas fisik pasien, membuat mereka merasa lelah dan lemah. Nyeri dada dan sesak napas juga dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari.

Status Psikologis

PJK sering kali menyebabkan stres dan kecemasan, terutama jika pasien merasa khawatir tentang prognosis mereka atau tentang kemampuan mereka untuk mengelola kondisi mereka.

Hubungan Sosial

Pasien PJK mungkin merasa terisolasi dari keluarga dan teman-teman mereka, terutama jika mereka merasa sulit untuk berpartisipasi dalam aktivitas sosial karena gejala mereka. Kondisi ini juga dapat mempengaruhi hubungan pasien dengan pasangan atau anggota keluarga lainnya.

Hubungan dengan Lingkungan

Pasien PJK mungkin merasa sulit untuk beradaptasi dengan lingkungan mereka, terutama jika mereka harus melakukan perubahan gaya hidup untuk mengelola kondisi mereka. Misalnya, mereka mungkin merasa sulit untuk beradaptasi dengan diet rendah lemak atau program latihan fisik.

Upaya Rehabilitasi dan Perawatan Diri

Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup pasien PJK. Ini termasuk rehabilitasi jantung dan perawatan diri.

  • Rehabilitasi Jantung

Rehabilitasi jantung adalah program yang dirancang untuk membantu pasien PJK memulihkan kesehatan dan fungsi jantung mereka setelah serangan jantung atau prosedur jantung lainnya. Program ini biasanya mencakup latihan fisik, konseling nutrisi, manajemen stres, dan pendidikan kesehatan.

  • Perawatan Diri

Perawatan diri adalah upaya yang dilakukan pasien untuk mengelola kondisi mereka sendiri. Ini dapat mencakup hal-hal seperti mengambil obat seperti yang diarahkan, mengikuti diet sehat, berolahraga secara teratur, dan memantau gejala mereka.

PJK dapat memiliki dampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien, tetapi ada upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan rehabilitasi jantung dan perawatan diri, pasien PJK dapat bekerja menuju hidup yang lebih sehat dan lebih memuaskan.

 

Referensi:

Pengaruh Rehabilitasi Jantung Fase I Terhadap Kualitas Hidup Pasien Penyakit Jantung Koroner. Diakses dari sini https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/medula/article/view/18758

Effect of Self-care Health Behaviours on Quality of Life Mediated by Cardiovascular Risk Factors Among Individuals with Coronary Artery Disease. Diakses dari sini https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S197613171630024X

Kualitas Hidup Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner: Sebuah Tinjauan. Diakses dari sini https://jurnal.poltekkeskendari.ac.id/index.php/fn/article/view/94

Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/freedom-relaxation-travel-outdoor-enjoying-nature_1211687.htm#fromView=search&page=1&position=24&uuid=24f99f0f-f5d9-49bb-b436-4222fa67e465