Kamis, 07 Desember 2023 09:25 WIB

Suplemen Vitamin dan Suplemen Sama Gak Sih?

Responsive image
1528
Apt. Dwi Yulianti, S.Farm - RSUP Fatmawati Jakarta

Suplemen makan merupakan produk yang digunakan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi makanan, yang mengandung satu atau lebih bahan berupa vitamin, mineral, asam amino atau bahan lain (berasal dari tumbuhan atau bukan tumbuhan) yang mempunyai nilai gizi dan atau efek fisiologis dalam jumlah terkonsentrasi.

Suplemen makanan dilarang mengandung obat, narkotika atau psikotropika lainnya. Suplemen dapat berupa tablet, kapsul, kapsul lunas, serbuk, permen, dan cairan. Suplemen makanan dalam bentuk cairan per oral dilarang mengandung etil alkohol dengan kadar lebih dari 5 (lima) %. Dalam peraturan BPOM tertera batas penggunaan maksimum/hari dari masing-masing vitamin, mineral, dan asam amino.

CONTOH SUPLEMEN
1. Vitamin

  • Larut Lemak: Vitamin A, D, E, K
  • Larut Air: B, C, H (biotin)

2. Mineral

  • Kalsium, Besi, Fosfor, Kalium, Kromiom, Magnesium, Mangan, Tembaga, Iodium, Zink

3. Asam amino

  • Glutamin, L-Arginin, Leusin, lisin, Inositol

4. Bahan Lain

  • Bioflavonoid, chitosan, glukosamin, kafein

MANFAAT SUPLEMEN

  1. Menjaga kesehatan
  2. Mencukupi kebutuhan nutrisi

SIAPAKAH YANG BUTUH SUPLEMEN?

  1. Ibu hamil
  2. Orang yang sedang dalam pengobatan khusus. Dalam penelitian di eropa, orang zaman sekarang banyak yang tidak mengkonsumsi makanan sehat, sehingga banyak orang yang defisiensi vitamin c, d, asam folat, kalsium, dan dibeberapa remaja wanita mengalam defisiensi zat besi.

RISIKO PENGGUNAAN SUPLEMEN

  1. Dapat berinteraksi dengan obat dan makanan lain
  2. Dapat mempengaruhi hasil lab
  3. Dapat mempengaruhi saat operasi

EFEK DAPAT MUNCUL KETIKA

  1. Kombinasi beberapa suplemen
  2. Kombinasi suplemen dan obat
  3. Mengkonsumsi terlalu banyak suplemen
  4. Lebih memilih suplemen daripada obat

REGULASI
Suplemen makanan yang diproduksi dan diedarkan di wilayah Indonesia harus memiliki izin edar dari
BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan)

Penandaan pada suplemen harus mencantumkan sekurang-kurangnya:

  1. Tulisan “Suplemen Makanan”
  2. Nama produk, dapat berupa nama generic atau nama dagang
  3. Nama dan alamat produsen atau importir
  4. Ukuran, isi, berat bersih
  5. Komposisi dalam kualitatif dan kuantitatif
  6. Kandungan alkohol, bila ada
  7. Kegunaan, cara penggunaan dan takaran penggunaan
  8. Kontraindikasi, efek samping dan peringatan, bila ada
  9. Nomor izin edar
  10. Nomor bets / kode produksi
  11. Batas kadaluwarsa
  12. Keterangan lain yang berkaitan dengan keamanan atau mutu atau asal bahan tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

TIPS MENGKONSUMI SUPLEMEN SECARA AMAN

  1. Berkomunikasi dengan tenaga kesehatan terutama untuk pasien yang rutin mengkonsumsi obat
  2. Mengkonsumsi sesuai aturan pakai yang tercantum pada kemasan
  3. Tidak mengganti obat atau makanan sehat dengan suplemen
  4. Jangan beranggarapan kalau komposisi “label” natural tidak ada efeknya
  5. Gunakanlah vitamin yang telah ada penelitian
  6. Perhatikan claim pada vitamin: informasi yang objektif, lengkap dan tidak menyesatkan

KESIMPULAN

  1. Vitamin berbeda dengan suplemen.
  2. TIDAK SEMUA VITAMIN adalah suplemen, beberapa vitamin ada yang termasuk dalam obat-obatan, karena dosisnya melebihi batas maksimal dari suplemen
  3. Perhatikan tips memilihi suplemen

 

Referensi:

https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/fda-101-dietary-supplements

BPOM RI NOMOR HK.00.05.23.3644 Tentang Ketentuan Pokok Pengawasan Suplemen Makanan

https://www.efsa.europa.eu/en/topics/topic/food-supplements