Jumat, 03 November 2023 14:49 WIB

Peran Anggur, Timun, Citrus dalam Diet Mediteranian Terhadap Kesehatan Jantung

Responsive image
464
dr. Muhamad Lodra Peta - RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta

Diet Mediterania dikenal secara luas sebagai metode makan sehat yang seimbang. Fokusnya adalah pada mengonsumsi biji-bijian utuh, kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran, daging putih, ikan, kacang, dan minyak zaitun. Salah satu aspek kunci dari pola makan ini adalah mengintegrasikan secara teratur buah-buahan sitrus, timun, dan anggur. Ketiga jenis buah ini tidak hanya memberikan variasi dan meningkatkan citarasa dalam diet Mediterania, tetapi juga memberikan beragam manfaat kesehatan .

Sitrus

Buah-buahan sitrus, seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali, merupakan bagian khas dari pola makan Mediterania. Mereka mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang penting, menjadikannya sebagai sumber nutrisi yang sangat bergizi. Buah-buahan sitrus khususnya kaya akan vitamin C, yang memiliki peran utama dalam penyerapan zat besi non-heme dan dalam pembentukan kolagen. Selain itu, mereka juga mengandung serat seperti selulosa, hemiselulosa, dan pektin, yang berkontribusi pada tingkat serat yang tinggi dalam diet ini.

Meskipun begitu, manfaat kesehatan yang diberikan oleh buah-buahan sitrus tidak hanya terletak pada komposisi nutrisinya yang kaya. Mereka juga mengandung sejumlah fitokimia sekunder, seperti flavonoid dan limonoid, yang memiliki sifat-sifat positif seperti antioksidan, antiinflamasi, dan anti-kanker. Contoh dari flavonoid tersebut, seperti hesperidin dan naringenin, telah terkait dengan kemampuan untuk mengurangi peradangan dan memberikan perlindungan antioksidan dalam buah-buahan sitrus. Senyawa-senyawa ini membantu dalam upaya pencegahan penyakit-penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Buah-buahan sitrus juga mengandung minyak esensial, seperti limonena, yang dikenal memiliki sifat antimikroba yang bermanfaat. Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa buah-buahan sitrus memiliki potensi untuk mengurangi risiko hipertensi, hiperlipidemia, serta masalah kulit. Selain itu, konsumsi buah-buahan sitrus telah terbukti dapat meningkatkan kesehatan sistem kardiovaskular dan saraf.

Molekul-molekul bioaktif yang terdapat dalam buah-buahan sitrus, termasuk flavonoid, isoflavonoid, tanin, dan polifenol, juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap efek-efek positif ini. Ini menciptakan sebuah komposisi  nutrisi yang kompleks dalam buah-buahan sitrus, yang bekerja untuk meningkatkan kesehatan secara holistic.

Timun

Timun, yang dikonsumsi secara luas di seluruh dunia, merupakan komponen yang tak terpisahkan dalam diet Mediterania. Dengan kandungan air dan kandungan kalori yang rendah, timun merupakan pilihan yang sangat baik untuk menjaga hidrasi tubuh dan membantu dalam mengelola  berat badan. Namun, manfaat timun tidak hanya terbatas pada aspek hidrasi dan rendahnya kalori. Mereka juga menyediakan sejumlah manfaat kesehatan yang signifikan.

Timun telah dikenal karena memiliki efek antioksidan yang kuat, kemampuan untuk menurunkan kadar lemak dalam darah, dan potensi anti-diabetes. Semua efek ini terdapat pada substansi bioaktif yang terkandung dalam timun, seperti cucurbitacin, flavonoid, dan vitexin. Salah satu manfaat utama timun adalah kemampuannya dalam membantu menyaring racun dari tubuh. Ini berarti bahwa timun dapat membantu dalam membuang toksin dan zat-zat yang tidak diinginkan dari dalam tubuh, yang pada selanjutnya dapat berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan.

Selain itu, jus segar dari timun juga dapat memberikan manfaat langsung pada kulit. Kandungan nutrisi dalam jus timun dapat memberikan nutrisi tambahan dan membantu meredakan iritasi serta mengurangi edema. Ini menjadikan timun sebagai bahan alami yang baik untuk perawatan kulit yang berperan penting dalam menjaga kulit tetap sehat dan segar.

Terlebih lagi, biji timun mengandung senyawa seperti flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Senyawa-senyawa ini memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, termasuk perlindungan terhadap hati, menurunkan peradangan, dan berpotensi untuk menghambat pertumbuhan kanker. Selain itu, ekstrak timun juga telah terbukti memiliki aktivitas antibakteri dan antijamur, menunjukkan potensi untuk digunakan dalam mengobati infeksi.

Anggur

Buah Anggur mengandung banyak metabolit utama yaitu polifenol, resveratrol, dan antosianin.Polifenol dan asam fenolik yang terdapat dalam anggur memiliki sifat antiinflamasi, anti-kanker, dan kemampuan untuk mengatur sistem kekebalan tubuh yang kuat. Senyawa-senyawa ini dapat ditemukan di berbagai bagian anggur, seperti kulit, biji, daun, dan buahnya. Resveratrol, secara khusus, telah menarik perhatian karena potensinya untuk memperlambat proses penuaan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah berbagai penyakit.

Anggur juga merupakan sumber kalium yang signifikan, mineral yang membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan mendukung kesehatan jantung. Antioksidan dalam anggur, seperti flavan-3-ol dan antosianin, telah terbukti memberikan dampak positif pada tekanan darah, profil lipid, dan fungsi pembekuan darah. Konsumsi rutin anggur dan komponen fitokimia yang terkandung di dalamnya telah terkait dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

Menggabungkan Sitrus, Timun, dan Anggur dalam Diet Anda

Sekarang  kita sudah  memahami manfaat kesehatan dari buah-buahan sitrus, timun, dan anggur, Berikut beberapa ide cara kita untuk menikmati buah-buahan tersebut:

Sitrus: Mulailah hari Anda dengan segelas jus jeruk segar atau tambahkan segmen sitrus ke yogurt sarapan Anda. Sertakan jus lemon atau jeruk nipis dalam saus salad atau pada air mineral untuk memberikan rasa segar.

Timun: Iris timun dan nikmati sebagai camilan, . Tambahkan irisan timun ke makanan anda untuk kelezatan ekstra. Anda juga dapat membuat salad timun segar dengan tomat, bawang, dan tetesan minyak zaitun.

Anggur: tambahkan anggur kedalam hidangan salad untuk memberikan rasa manis. Anggur bisa dibekukan sebagai cemilan, apalagi dimakan dicuaca yang panas atau terik.

Selalu ingat untuk pilihbuah-buahan  organik dan yang berasal dari daerah setempat apabila memungkinkan, demi memastikan bahwa bahan-bahan ini memiliki kualitas terbaik dan kesegaran yang optimal.

Buah-buahan sitrus, timun, dan anggur adalah buah-buahan yang penting dalam diet  Mediterania, menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Bahan-bahan ini tidak hanya lezat tetapi juga kaya akan senyawa bioaktif yang meningkatkan kesehatan kardiovaskular, mengurangi peradangan, dan melindungi dari penyakit kronis.

Menggabungkan  buah-buahan sitrus, timun, dan anggur ke dalam pola makan harian Anda bisa semudah menikmati segelas jus jeruk saat pagi, menambahkan potongan timun ke dalam salad, atau menyantap beberapa butir anggur sebagai camilan. Dengan mengikuti diet ala Mediterania dan memasukkan bahan-bahan bergizi ini, Anda dapat mengambil langkah penting menuju peningkatan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Maka dari itu, mengapa tidak menikmati cita rasa ala Mediterania dan menerima manfaat dari diet yang kaya akan kebaikan dari sitrus, timun, dan anggur? Ayo mulailah menggabungkan bahan-bahan ini ke dalam menu makanan Anda hari ini dan rasakan beragam manfaat kesehatan yang mereka tawarkan.

 

ReferensI:

Naureen Z, Dhuli K, Donato K, Aquilanti B, Velluti V, Matera G, Iaconelli A, Bertelli M. Foods of the Mediterranean diet: citrus, cucumber and grape. J Prev Med Hyg. 2022 Oct 17;63(2 Suppl 3):E21-E27. doi: 10.15167/2421-4248/jpmh2022.63.2S3.2743. PMID: 36479487; PMCID: PMC9710412.

Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/healthy-composition-with-cutting-board-several-fruits_1150134.htm#query=pean grape citrus&position=6&from_view=search&track=ais