Selasa, 21 Maret 2023 09:58 WIB

Bikin Kaget, Patah Hati bisa Bikin Gagal Jantung

Responsive image
2254
dr. Rindayu Yusticia Indira Putri - RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta

Siapa yang sangka patah hati bisa membuat seseorang jatuh pada kondisi gagal jantung yang mengacam jiwa. “Kok bisa? Penjelasannya bagaimana?”

Patah hati, kecewa, kesedihan yang mendalam, bisa berdampak ke masalah gagal jantung. Istilah ini disebut broken heart syndrome atau dalam istilah lainnya yang pertama kali dijelaskan oleh Sato dkk dari Jepang pada tahun 1990 disebut Takotsubo cardiomyopathy.

Penyakit ini bisa terjadi pada pasien yang baru saja mengalami kesedihan yang mendalam, kemudian mengalami sesak napas yang menjadi tanda dan gejala gagal jantung. Lalu dari pemeriksaan USG jantung akan tampak gambaran pembesaran ruang-ruang jantung dengan pompa jantung yang melemah. Selain itu pasien juga dapat memberikan gambaran sedang mengalami serangan jantung koroner seperti ada perubahan pada rekam jantungnya (EKG) dan dari hasil laboratoriumnya.

Penyakit ini biasanya akan mengalami masa akut selama beberapa hari lalu mereda setelahnya, hasilnya akhirnya biasanya baik dan pasien dapat kembali seperti sedia kala. Namun pada saat fase akut, kondisi pasien bisa sedemikian berat hingga membutuhkan perawatan di ICU atau unit jantung karena gejala gagal jantung. 

Jadi, waspada gejala nyeri dada dan sesak napas berat pada pasien yang baru dan sedang mengalami kedukaan atau kesedihan yang mendalam, karena bisa jadi kondisi tersebut bisa suatu kondisi medis yang serius. Sehingga kesadaran dan kewaspadaan terhadap gelaja kardimiopati jenis ini menjadi salah satu kunci diagnosis yang tepat dan cepat.

 

Referensi :

Akashi et al. Takotsubo Cardiomyopathy. Circulation. 2008;118:2754-2762.

Sumber gambar: freepik.com