Senin, 14 November 2022 10:41 WIB

Gejala Gagal Jantung Kongestif, Yuk Cari Tahu Lebih Lanjut!

Responsive image
5677
dr. Ardi Iswara - RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta

Gagal jantung berarti masalah pada pompa jantung yang ditandai dengan adanya kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan oleh tubuh. Gagal jantung sendiri terjadi dapat disebabkan karena banyak hal, diantaranya dapat terjadi karena kelainan pada otot – otot jantung, kelainan pada katup jantung, dan atau kelaianan anatomi dari jantung itu sendiri.

Gagal jantung dapat terjadi secara mendadak yang disebut dengan akut, atau dapat juga terjadi secara menahun atau secara perlahan yang disebut dengan kronik. Kedua kondisi tersebut tetap membutuhkan penanganan dan penatalaksanaan yang serius. Gagal jantung sendiri dapat dibagi berdasarkan letak kelaianan dari jantung tersebut, diantaranya:

a. Gagal jantung kongestif kiri

Pada penderita gagal jantung kongestif kiri, bilik kiri tidak berfungsi dengan baik dimana seharusnya bilik kiri berfungsi untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh melalui aorta kemudian diteruskan ke pembuluh darah arteri diseluruh tubuh, namun dikarennakan fungsi bilik krii yang tidak berjalan secara optimal maka terjadi peningkatan volume dan tetekanan pada serambi kiri yang mengakibatkan terjadinya penumpukan cairan di paru – paru, rongga perut, serta kaki.

b. Gagal jantung kongestif kanan

Gagal jantung kongestif kanan terjadi Ketika bilik kanan jantung mengalami kesulitan untuk memompa darah ke paru  - pary sehingga mengakibatkan darah kembali ke pembuluh darah balik dan menyebabkan adanya penumpukan cairan pada perut, atau bagian tubuh lainnya seperti kaki.

Pada gagal jantung kanan sering kali diawal dengan tanda dari gagal jantung kiri yang kemudian diikuti oleh gejala gagal jantung kanan. Pada kondisi ini sering kali diikuti oleh komplikasi yang disebut dengan hipertensi pulmonal.

c. Gagal jantung kongestif campuran

Gagal jantung kongestif terjadi Ketika seorang mengalami gagal jantung kiri yang kemudian diikuti oleh gagal jantung kanan yang terjadi secara bersamaan.

Dengan kondisi tersebut, maka sangat penting bagi kita untuk mengetahui gejala tahap awal pada seseorang yang mengalami gagal jantung, diantaranya:

d. Bengkak pada kedua kaki dan pergelangan kaki

  1. Mudah Lelah, terutama pada kondisi atau pada saat melakukan aktivitas fisik
  2. Kenaikan berat badan yang signifikan
  3. Sering buang air kecil terutama pada malam hari

 

Referensi :
Adabag, S. & Langsetmo, L. (2020). Sudden Cardiac Death Risk Prediction in Heart Failure with Preserved Ejection Fraction. Heart Rhythm, 17(3), pp. 358–364.
American Heart Association (2017). Types of Heart Failure.
American Heart Association. Congestive Heart Failure and Congenital Defects.
National Institute of Health (2020). National Heart, Lung, and Blood Institute. Heart Failure.

Sumber gambar: freepik.com