Jumat, 05 Agustus 2022 10:44 WIB

Penyebab Mimisan pada Anak

Responsive image
77016
dr. Dian Yusnita, Sp.THT-KL dan dr. Ihsan Syah Bay - RSUP dr. Kariadi Semarang

Sahabat Sehat, tidak sedikit orangtua merasa khawatir ketika anaknya mengalami mimisan. Takut kalau kondisi ini menandai adanya masalah serius pada tubuh Si Kecil. Namun, menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Children’s Hospital of  Philadelphia, mimisan pada anak biasanya disebabkan kondisi yang tidak berbahaya.

Anak-anak berusia 3–10 tahun memang lebih rentan mengalami mimisan. Hal Ini dikarenakan mereka memiliki pembuluh darah yang lebih rapuh dan mudah pecah. Pembuluh darah anak - anak yang masih relatif tipis dan rapuh memang gampang pecah ketika anak beraktivitas terlalu berlebihan. 

Apa saja penyebab mimisan pada anak ? 

1. Cuaca Ekstrem

2. Kebiasaan Mengorek Hidung

3. Hidung Terbentur

4. Kelelahan

5. Stres

6. Kelainan Bentuk Hidung

7. Penyebab Lainnya contoh membuang ingus terlalu kencang, Iritasi dan kelainan pada pembekuan darah. 

Cara Menangani Mimisan pada Anak

Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menangani mimisan pada anak :

  • Tetap tenang dan jangan panik.
  • Minta anak untuk duduk dengan tegak di kursi atau di pangkuan Anda.
  • Miringkan kepala anak sedikit kearah depan (setengah menunduk).
  • Jangan biarkan anak bersender atau menengadahkan kepala, sebab halini bias mengakibatkan darah mengalir ke tenggorokan dan tertelan anak.
  • Minta anak untuk bernapas melalui mulut dan jepit dengan lembut cuping hidung anak dengan tisu atau lap bersih selama kurang lebih 10 menit. Jangan berhenti terlalu cepat, karena perdarahan bias terjadi lagi.
  • Minta anak untuk beristirahat sejenak setelah mimisan mengering.
  • Awasi anak agar tidak mengorek, menggosok, atau membuang ingusnya terlalu kencang.

Cara Mencegah Mimisan pada Anak

Jika anak Anda sering mengalami mimisen maka lakukanlah beberapa cara berikut untuk mencegah terjadinya mimisan:

  • Gunakan alat pelembap udara (humidifier) di kamar anak, terlebih ketika udara di rumah sedang kering.
  • Bersihkan humidifier secara teratur agar kuman dan jamur tidak tumbuh di dalamnya.
  • Ajarkan anak untuk tidak membuang ingus terlalu keras dan mengorek hidung terlalu dalam.
  • Oleskan petroleum jelly di dalam lubang hidung anak secara berkala guna melembabkan selaput lendir di hidung anak.
  • Jangan merokok di dekat anak dan hindarkan anak dari asap rokok.

 

Kebanyakan penyebab mimisan pada anak tidak berbahaya, tapi jika Si Kecil tiba-tiba mengalami mimisan yang sangat banyak atau mimisan disertai dengan perdarahan di tempat lain, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapat pemeriksaan dan perawatan yang tepat.

 

Referensi :

American Academy of Otolaryngology - Head and Neck Surgery. “Nosebleeds.” Available: http://www.entnet.org/HealthInformation/Nosebleeds.cfm

American College of Emergency Physicians. “Nosebleeds.” Available: http://www.emergencycareforyou.org/EmergencyManual/WhatToDoInMedicalEmergency/Default.aspx?id=260&terms=nosebleeds

Gillott, Caroline. Medical News Today: “What is a nosebleed?” Available: http://www.medicalnewstoday.com/articles/164823.php