Jumat, 10 November 2023 15:58 WIB

Penanganan Terbaik untuk Varises

Responsive image
856
dr. Yosh Natanael - RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta

Varises seringkali menjadi masalah kesehatan yang mengganggu dan dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Varises adalah kondisi yang umum terjadi di mana pembuluh darah vena melebar dan tampak jelas di permukaan kulit. Tradisionalnya, varises dianggap hanya sebagai masalah kosmetik dan pengobatannya tergantung pada keinginan pasien. Namun, pemahaman tentang varises telah berubah secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Kini kita tahu bahwa varises bukan hanya masalah kosmetik semata, tetapi juga dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan.

Penyebab utama varises adalah kegagalan katup dalam pembuluh darah vena yang menyebabkan reflux atau aliran balik darah. Kegagalan katup ini terjadi pada pembuluh darah vena utama seperti vena saphena besar dan vena saphena kecil. Namun, varises juga dapat disebabkan oleh kegagalan katup pada pembuluh darah vena perforator dan pembuluh darah vena panggul. Selain itu, faktor-faktor risiko seperti usia, kehamilan, riwayat keluarga, dan gaya hidup juga dapat mempengaruhi perkembangan varises. Namun, dengan berbagai pilihan perawatan yang tersedia, penting bagi kita untuk menemukan penanganan yang terbaik untuk varises.

Dalam penegakkan diagnosis varises dan penentuaan jenis pengobatan yang sesuai, pemeriksaan medis yang komprehensif diperlukan. Pemeriksaan yang umum dilakukan adalah ultrasonografi dupleks vena , yang menghasilkan gambaran detail tentang aliran darah di pembuluh darah vena. USG ini dilakukan dalam posisi berdiri atau dengan sudut tertentu untuk mengaktifkan reflux vena. Pemeriksaan ini dilakukan oleh spesialis yang terlatih dalam ultrasonografi vena untuk mendapatkan hasil yang akurat. Dalam artikel ini, akan dibahas berbagai metode penanganan yang tersedia dalam menemukan pilihan terbaik untuk mengatasi masalah varises.

Kaos kaki kompresi adalah salah satu metode penanganan pertama yang direkomendasikan untuk mengatasi varises. Kaos kaki kompresi bekerja dengan memberikan tekanan pada pembuluh darah yang terkena, sehingga membantu mengurangi tekanan di kaki dan mencegah pembengkakan. Tekanan yang diberikan oleh kaos kaki kompresi lebih tinggi di pergelangan kaki dan perlahan berkurang ke arah betis dan paha. Kaos kaki kompresi tersedia dalam berbagai jenis dan tingkat tekanan, dan pemilihan yang tepat harus disesuaikan dengan tingkat keparahan varises. Penting untuk diketahui bahwa penggunaan kaos kaki kompresi harus konsisten dan sesuai dengan anjuran dokter. Penggunaan yang tidak teratur atau tidak tepat dapat mengurangi efektivitas pengobatan. Kaos kaki kompresi juga harus diganti secara teratur sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Meskipun pengobatan konservatif ini mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memberikan hasil yang signifikan, penggunaan kaos kaki kompresi terbukti efektif dalam mengurangi gejala varises.

Selain penggunaan kaos kaki kompresi, perubahan gaya hidup juga dapat membantu mengatasi masalah varises. Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi risiko terjadinya varises. Latihan yang melibatkan gerakan kaki seperti berjalan, berlari, bersepeda, atau berenang dapat membantu meningkatkan kekuatan otot dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah. Selain berolahraga, menurunkan berat badan juga penting dalam mengurangi risiko dan gejala varises. Kegemukan dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah dan membuatnya lebih sulit bagi darah untuk kembali ke jantung. Dengan menurunkan berat badan, tekanan pada pembuluh darah dapat berkurang, sehingga meminimalkan risiko terjadinya varises.

Elevasi kaki adalah metode sederhana yang dapat membantu mengurangi gejala varises. Dengan mengangkat kaki di atas tingkat jantung saat duduk atau berbaring, tekanan dalam pembuluh darah dapat dikurangi, sehingga mengurangi pembengkakan dan nyeri pada kaki. Sangat penting untuk memastikan kaki berada di posisi yang tinggi selama beberapa waktu setiap hari untuk mencapai hasil yang maksimal.

Skleroterapi adalah metode non-bedah yang efektif untuk menghilangkan varises. Prosedur ini melibatkan penyuntikan larutan khusus ke dalam pembuluh darah yang terkena varises. Larutan ini akan menyebabkan pembuluh darah mengalami iritasi dan mengeras, sehingga akhirnya menutup dan hilang. Skleroterapi biasanya digunakan untuk varises yang lebih kecil dan dapat memberikan hasil yang memuaskan dalam waktu yang relatif singkat.

Ablasi endothermal adalah prosedur pengobatan termal yang digunakan untuk menghilangkan varises dengan menggunakan energi panas. Prosedur ini melibatkan penggunaan laser atau radiofrekuensi untuk membakar dan menutup pembuluh darah yang terkena varises. Ablasi endothermal biasanya digunakan untuk varises yang lebih besar dan lebih dalam. Prosedur ini dapat mengurangi gejala varises dan memberikan hasil yang tahan lama.

Bedah Stripping adalah prosedur bedah yang digunakan untuk mengangkat pembuluh darah varises yang terkena. Prosedur ini melibatkan pengangkatan sebagian atau seluruh pembuluh darah yang terkena melalui sayatan kecil pada kulit. Meskipun stripping dapat memberikan hasil yang efektif dalam menghilangkan varises, ini adalah prosedur yang lebih invasif dan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih lama dibandingkan dengan metode non-bedah.

Dalam kasus varises yang parah, mungkin diperlukan perawatan yang lebih komprehensif. Perawatan ini mungkin melibatkan kombinasi dari beberapa metode yang telah disebutkan sebelumnya. Misalnya, prosedur ablasi endothermal dapat diikuti oleh skleroterapi untuk menghilangkan varises yang lebih kecil. Setiap kasus varises akan berbeda-beda, dan penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan perawatan terbaik yang sesuai dengan kondisi Anda. Setelah menjalani pengobatan varises, penting untuk mengikuti instruksi dokter dan menjaga kebiasaan hidup yang sehat. Pasien mungkin perlu menggunakan kaus kaki kompresi untuk beberapa waktu setelah pengobatan untuk membantu mengurangi pembengkakan dan mempercepat pemulihan. Selain itu, dokter juga dapat merekomendasikan perubahan gaya hidup seperti menghindari berdiri atau duduk terlalu lama dan mengangkat kaki saat istirahat untuk mengurangi tekanan pada pembuluh darah vena.

Sebelum memilih metode pengobatan varises, penting untuk mempertimbangkan efektivitas dan biaya dari masing-masing pilihan. Studi klinis menunjukkan bahwa penggunaan kaos kaki kompresi secara konsisten dapat membantu mengurangi gejala varises dan memperbaiki kualitas hidup. Skleroterapi busa, ablasi endothermal, dan stripping bedah juga terbukti efektif dalam menghilangkan varises, dengan hasil yang tahan lama. Dalam hal biaya, perawatan varises dapat bervariasi tergantung pada metode yang dipilih dan tingkat keparahan varises. Kaos kaki kompresi adalah pilihan yang lebih terjangkau, sementara skleroterapi busa, ablasi endothermal, dan stripping bedah mungkin memerlukan biaya yang lebih tinggi. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter dan mempertimbangkan faktor efektivitas dan biaya sebelum memutuskan perawatan yang tepat.

Dalam menentukan penanganan terbaik untuk varises, penting untuk mempertimbangkan tingkat keparahan varises, efektivitas pengobatan, dan biaya yang terkait. Kaos kaki kompresi dapat digunakan sebagai metode pengobatan pertama yang efektif dan terjangkau. Untuk kasus yang lebih parah, skleroterapi busa, ablasi endothermal, dan stripping bedah dapat menjadi pilihan yang lebih efektif dalam menghilangkan varises.

Setiap individu memiliki kondisi varises yang unik, oleh karena itu penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan penanganan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan pengobatan yang tepat, Anda dapat mengurangi gejala varises dan meningkatkan kualitas hidup Anda. Jangan biarkan varises mengganggu aktivitas sehari-hari Anda, temukan penanganan terbaik untuk varises Anda dan nikmati hidup yang lebih sehat dan nyaman.

 

Referensi:

National Clinical Guideline Centre (UK). Varicose Veins in the Legs: The Diagnosis and Management of Varicose Veins. London: National Institute for Health and Care Excellence (NICE); 2013, 168(8), Conservative Management.  Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK328015/

Whiteley MS. Current Best Practice in the Management of Varicose Veins. Clin Cosmet Investig Dermatol. 2022, 6(15): 567-583. doi: 10.2147/CCID.S294990.

Jaqueline R, Megan W, and Kimberly C. Varicose Veins: Diagnosis and Treatment. American Family Physician. 2019, 99(11): 682-688.

Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/tired-aching-female-feet-after-walking_20989733.htm#query=varicose veins&from_query=varises&position=11&from_view=search&track=sph