Sabtu, 30 Maret 2024 14:37 WIB

Tingkatkan Kompetensi Para Peneliti Uji Klinik, Kemenkes Menyelenggarakan Pelatihan GCP

Responsive image
**DNI - Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan
81

JAKARTA (27/03) – Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan menyelenggarakan Pelatihan Good Clinical Practise (GCP). Pelatihan ini merupakan pelatihan batch kedua dan diselenggarakan secara daring.

Pelatihan GCP ini diikuti oleh 74 peserta dari 16 rumah sakit UPT Ditjen Pelayanan Kesehatan meliputi RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, RSUP Dr. Sardjito, RS Kanker Dharmais, RS Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan, RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, RSUP Fatmawati, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RSUP Persahabatan, RS Umum Pusat Otak Nasional Prof Dr. dr. Mahar Mardjono, RS Ketergantungan Obat, RS Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo, RSUP Dr. Hasan Sadikin, RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu, RS Mata Cicendo dan RS Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso

Dengan mengundang narasumber kompeten seperti Ketua IASMED/ Prodia The CRO; Prof. Dr. dr. Rianto Setiabudy, Sp.FK; Dr. dr. Anwar Santoso, Sp.JP (K), FIHA, FESC, FACC; dr. Henu Tonang; Dr. apt. Ida Paulina Sormin, M.Si. serta Apt. Valentina Ermita Herdani,MSc – IASMED diharapkan setiap peneliti yang terlibat dalam uji klinik selalu memiliki informasi terkini dan kompetensi untuk dapat melaksanakan uji klinik sesuai pedoman CUKB/ GCP dan regulasi lain yang berlaku. Hal ini dimaksudkan agar dapat menjamin keselamatan subjek penelitian dan kualitas uji klinik yang dihasilkan.