Jumat, 26 Mei 2023 00:35 WIB

RSUP Hasan Sadikin Bandung dan RSUP Sardjito Yogyakarta pilot project Teknologi telerobotic surgery Kerja Sama Indonesia-Iran

Responsive image
ant/rfs - Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan
258

Bandung (25/05) – Dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Islam Iran ke Indonesia, The Vice President of Science, Technology and Knowledge Based Economy of I.R.Iran Dr. Dehghani Firouzabadi berserta rombongan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Pusat dr Hasan Sadikin Bandung, dalam rangka peninjauaan pilot project kerja sama Indonesia-Iran dalam bidang teknologi telerobotic surgery.

Kunjungan The Vice President of Science, Technology and Knowledge Based Economy of I.R.Iran Dr. Dehghani Firouzabadi ke RSUP dr Hasan Sadikin tersebut, disambut langsung oleh Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan, dr. Sunarto, M.Kes dan didampingi oleh Direksi RSUP dr Hasan Sadikin Bandung.

dr. Sunarto, M.Kes dalam sambutannya menyampaikan “Saat ini perkembangan implementasi kerjasama robotic telesurgery telah menunjukkan hasil yang sangat membanggakan. Kami telah sampai pada tahap studi klinis pada hewan hidup, dan ahli bedah kami telah berhasil melakukan demo robotic telesurgery menggunakan jaringan mati hati sapi yang disaksikan oleh Yang Mulia Presiden Ebrahim Raisi dan Presiden Joko Widodo pada saat Kunjungan Kenegaraan Presiden Republik Islam Iran ke Indonesia.”

Hal tersebut dikukung oleh peryataan Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono pasca mendampingi Presiden Joko Widodo menerima Presiden Republik Islam Iran di Istana Bogor, Wamenkes menyampaikan “Teknologi telerobotic surgery tidak hanya menguntungkan untuk mengisi kekurangan dokter spesialis bedah, tetapi juga menghilangkan hambatan geografis dan hambatan jarak sehingga dapat meningkatkan layanan dokter spesialis menjadi lebih efektif dan efisien.”

Disampaikan pula bahwa Teknologi telerobotic surgery akan menghasilkan layanan bedah yang berkualitas tinggi, memperkecil komplikasi pasca pembedahan, menurunkan beban keuangan, dan perjalanan jarak jauh yang seringkali berisiko. “Teknologi ini juga memberikan akurasi dan manuver bedah yang lebih baik yang akan membantu para dokter bedah, dan pasien di daerah terpencil dapat memiliki akses ke prosedur bedah terbaru,” ungkap Prof. Dante Saksono Harbuwono.

Untuk diketahui kerja sama Indonesia-Iran dalam bidang Pengembangan Pusat Bedah Robotik di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2021 dengan lokus pilot project adalah RSUP Hasan Sadikin Bandung dan RSUP Sardjito Yogyakarta. Tujuan pengembangan Kerja tersebut dalam rangka memberikan kemudahan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang bermutu menjadi upaya pemerintah melalui transformasi sistem kesehatan di Indonesia, yang salah satunya diwujudkan melalui dikembangkannya teknologi telerobotic surgery melalui kerja sama antara Indonesia dan Iran. Hal tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama Indonesia-Iran di bidang kesehatan telah berjalan sejak tahun 2018 melalui MOU kesehatan antara Menteri Kesehatan RI dan Menteri Kesehatan Republik Islam Iran dengan area kerja sama meliputi Health Services; Pharmaceutical and Medical Devices; Health Research and Development; Universal Health Coverage; Prevention and Control of Communicable and Non-Communicable Diseases; Traditional Medicine; and Health Emergency Response and Disaster Management. (ant/rfs)