Jumat, 17 Maret 2023 16:16 WIB

Workshop Ketatausahaan dan Rumah Tangga dalam Rangka Koordinasi Tata Usaha Pimpinan dan Penatausahaan Pengadaan Barang Jasa di Lingkungan Ditjen Yanke

Responsive image
Ani - Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan
382

Bekasi (16/03) - Workshop Ketatausahaan dan Rumah Tangga di buka oleh dr. Sunarto, M.Kes sebagai Plt. Sekretaris Ditjen Pelayanan  Kesehahatan, kegiatan yang di laksanakan di Bekasi, Jawa Barat, selama tiga hari tersebut diikuti oleh semua UPT Ditjen Pelayanan Kesehatan. Kegiatan tersebut menghadirkan Narasumber dari Biro Umum Sekjen Kemenkes, Kepala Pusat Sistem dan Strategi Kesehatan, Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Direktur Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Khusus, Direktur Pasar Digital LKPP dan Tim Teknis Aplikasi Coach Julian Zahar.

Plt. Sesditjen Pelayanan Kesehatan menyampaikan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, tidak terlepas dari sistem ketatausahaan yang didalamnya termasuk pelayanan pimpinan hingga penyiapan surat kedinasan pimpinan. Tugas Pelayanan pimpinan dilakukan oleh Staf Tata Usaha dalam hal ini biasanya dilakukan oleh seorang Sekretaris Pimpinan dan juga ajudan/protokol. Sebagai Sekretaris pimpinan dan ajudan/protokol tidak terlepas dari pelayanan pimpinan yang tidak hanya dituntut mampu menangani tugas-tugas rutin yang berkaitan dengan kedinasan pimpinan seperti surat menyurat dan menyediakan kebutuhan pimpinan, tetapi harus mampu berkomunikasi dengan baik, komunikatif dan mampu berkoordinasi dengan semua pihak.

Pada saat ini tata persuratan sudah terintegrasi sistem berbasis elektronik dimana kehadiran Aplikasi Srikandi memudahkan pimpinan mengerjakan persuratan baik terkait tanda tangan elektronik maupun memberikan arahan dimana pun dan kapan pun tanpa terhalang oleh waktu. Perkembangan teknologi yang diimplementasikan dalam bentuk aplikasi SRIKANDI menuntut seorang sekretaris untuk dapat mengoperasikan aplikasi tersebut sebagai alat persuratan berbasis elektronik yang mendukung seorang sekretaris dalam melaksanakan tugasnya dimana salah satunya dalam hal persuratan yang berkaitan dengan kebutuhan dan kebijakan pimpinan.

Disampaikan juga Pertemuan kali ini agak sedikit berbeda dengan pertemuan-pertemuan sebelumnya bertemakan ketatausahaan dan kearsipan, karena sesuai dengan Tupoksi Subag Administrasi Umum Setditjen Yankes. Pertemuan ini selain diikuti sekretaris/ajudan/protokol Pimpinan Satuan Kerja UPT di Lingkup Ditjen Yankes,  juga diikuti tim pengadaan barang/jasa di seluruh Satker dilingkungan Ditjen Yankes.

Pertemuan PBJ kali ini bertemakan peningkatan penggunaan produk dalam negeri (PDN), Pengadaan barang/jasa melalui katalog elektronik sektoral dan kebijakan pengadaan barang/jasa yang dikecualikan utamanya di satker BLU. Sebagaimana kita ketahui bahwa semenjak pembentukan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang berada di Lingkup Sekretariat Jenderal Kemenkes maka tupoksi yang terkait PBJ tidak melekat lagi di Ditjen Yankes dan pindah ke Biro PBJ. Sebagaimana kita ketahui bahwa selama ini pembinaan dan koordinasi pengadaan barang/jasa dilaksanakan oleh ULP Ditjen Yankes. Dengan pertimbangan diatas maka kami berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan ini agar tetap terjalin koordinasi antara pusat dan satuan kerja di daerah.

Dalam akhir sambutannya Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan berharap dengan adanya workshop ini mampu meningkatkan keterampilan SDM Tata Usaha Pimpinan dan penatausahaan pengadaan barang/jasa melalui sharing dengan narasumber yang ahli di bidangnya sehingga dapat meningkatkan kinerja para sekretaris dan pelaku pengadaan yang tentunya akan berdampak baik bagi kinerja pimpinannya. (Ani)