LOKAKARYA REVITALISASI DAN PENGUATAN PELAYANAN OBAT HERBAL DAN PELAYANAN KESEHATAN INTEGRASI DI FASYANKES

Tanggal : 14-Sep-2018 | Dilihat : 741 kali

Jakarta (13/09) –  Upaya pelayanan kesehatan dengan konsep back to nature dewasa ini banyak mendapat perhatian masyarakat global, karena upaya ini terus berkembang seiring dengan sistem pelayanan kesehatan konvensional.

Dalam upaya Revitalisasi dan Penguatan Pelayanan Obat Herbal dan Pelayanan Kesehatan Integrasi di Fasyankes, maka dilaksanakanlah Lokakarya bagi pemangku kepentingan di lingkup Dinas Kesehatan Provinsi dan Puskesmas, guna memperoleh masukan dalam pengembangan pelayanan kesehatan tradisional ke depan.

Pelayanan kesehatan tradisional integrasi adalah suatu bentuk pelayanan kesehatan yang mengombinasikan pelayanan kesehatan konvensional dengan Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer, baik bersifat sebagai pelengkap maupun pengganti dalam keadaan tertentu. Salah satu modalitas pelayanan kesehatan tradisional yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dan dapat diintegrasikan di fasilitas pelayanan kesehatan baik puskemas maupun rumah sakit adalah pelayanan menggunakan obat herbal.

Sebagai upaya percepatan pengembangan pelayanan kesehatan tradisional integrasi di fasyankes serta dalam rangka memenuhi ketersediaan sumber daya manusia pemberi pelayanan kesehatan tradisional, Kementerian Kesehatan telah melakukan kegiatan peningkatan kapasitas dokter dalam pelayanan medik akupunktur, dokter dalam pelayanan medik herbal dan nakes dalam pelayanan akupresur. Namun demikian dalam pelaksanaan di lapangan perlu dukungan dan penguatan dari berbagai pihak agar dapat selaras dan sejalan dengan Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan.

*Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-5277734 atau alamat e-mail: humas.yankes@gmail.com