PROGRAM NUSANTARA SEHAT SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PEMENUHAN TENAGA KESEHATAN

Tanggal : 08-May-2017 | Dilihat : 1688 kali

Jakarta – “Dalam implementasi penguatan pelayanan kesehatan, Kementerian Kesehatan melakukan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan diantaranya melalui pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), program Internship, Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS), Tugas Belajar dan beasiswa bagi residen, dan Program Nusantara Sehat melalui penugasan khusus individu dan penugasan khusus Tenaga Kesehatan Berbasis Tim (Team Based)”, demikian keynote speech Menkes yang dibacakan oleh Kepala Badan PPSDM Kesehatan, drg. Usman Sumantri, MSc dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Kesehatan dengan Pemerintah Daerah tentang Komitmen Penempatan Tim Nusantara Sehat Angkatan Pertama Tahun 2017 dengan tema Nusantara Sehat untuk Indonesia yang Lebih Sehat (8/5).

Usman menjelaskan bahwa Program Nusantara Sehat (NS) merupakan upaya terobosan pemenuhan tenaga untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan pada Puskesmas dengan kriteria terpencil atau sangat terpencil terutama di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK).

Tim NS Tahun 2017 sebanyak 347 nakes yang terhimpun ke dalam 60 tim akan disebar pada 18 Provinsi, 40 Kabupaten, 60 Puskesmas di Indonesia untuk dua tahun penugasan. Tim NS tersebut terdiri dari 13 dokter umum, 10 dokter gigi, 55 perawat, 55 bidan, 47 tenaga kesehatan masyarakat, 38 tenaga kesehatan  lingkungan, 46 ahli teknologi laboratorium medik, 48 tenaga gizi, dan 35 tenaga kefarmasian.

Tahun ini merupakan tahun ketiga Kementerian Kesehatan menempatkan tenaga Kesehatan di Puskesmas dengan kriteria dengan terpencil atau sangat terpencil terutama daerah di daerah tertinggal terpencil, sangat terpencil dan perbatasan, dan kepulauan (DTPK) di Indonesia dalam Program Nusantara Sehat. Sebelumnya, pada 2015 telah ditempatkan 694 tenaga kesehatan yang terhimpun dalam 120 tim yang tersebar di 15 Provinsi 48 Kabupaten di 120 Puskesmas. Sementara pada tahun 2016 telah ditempatkan 728 Tenaga Kesehatan, terhimpun dalam 131 Tim yang tersebar di 26 Provinsi 60 Kabupaten di 131 Puskesmas.

“NS, diyakini mampu meningkatkan jumlah, jenis, sebaran dan mutu tenaga kesehatan, karena melibatkan berbagai profesi tenaga kesehatan terlatih. Kami mengharapkan dan juga meyakini Program NS memiliki daya ungkit terhadap keberhasilan Program Indonesia Sehat di masa yang akan datang. Selain itu NS dapat menjadi wujud kerja nyata pemerintah bidang kesehatan untuk mengahadirkan Negara di tengah–tengah masyarakat. ”, jelas Usman.    

Dalam pelaksanaan program ini, sangat diperlukan dukungan dari lintas sektor, pemerintah  provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Dukungan yang diharapkan dari Bupati untuk keberhasilan program Nusantara Sehat ini yakni dengan menjamin keselamatan dan keamanan nakes, menjamin fasilitas yang layak, menerbitkan Surat Izin Praktik (SIP), mengirim petugas untuk serah terima peserta nakes dan membiayai petugas dalam rangka penjemputan dan pengantaran Nakes ke lokasi penempatan. (iw/az)

*Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-5277734 atau alamat e-mail:humas.yankes@gmail.com