PENILAIAN KINERJA PEGAWAI DUKUNG HASIL REMUNERASI

Tanggal : 16-Mar-2018 | Dilihat : 1539 kali

Bogor - Sekretariat Ditjen Pelayanan Kesehatan mengadakan acara implementasi dan reviu remunerasi pada satker BLU yang dilaksanakan tanggal 15 sampai 17 Maret 2018.

Dalam laporan Kepala Bagian Program dan Informasi, dr. HR. Soeko Werdi Nindito D. , MARS menyampaikan remunerasi harus mendukung penilaian kinerja pegawai. Untuk itu, kita akan melakukan perbaikan penilaian remunerasi yang lebih baik, sehingga nantinya akan menghasilkan angka yang obyektif, transparansi, dan akuntabel.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Pelayanan Kesehatan, Dr. dr. Agus Hadian Rahim, Sp.OT(K),M.Epid, MH.Kes menjelaskan bahwa perhitungan remunerasi tetap harus sesuai P1 (pay for job position), P2 (pay for performance), dan P3 (pay for people).

“Penilaian kinerja dapat diukur berdasarkan target kinerja yang tercapai, dimana mengandung aspek sasaran kerja dan perilaku kerja,” ungkap Sesditjen Yankes.

Pada kesempatan tersebut, delapan satker BLU memaparkan implementasi dan reviu remunerasi, yaitu (1) RSUPN. Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta ; (2) RSUP. H. Adam Malik Medan; (3) RSUP. Dr. M. Hoesin Palembang; (4) RSUP. Dr. Sardjito Yogyakarta; (5) RSUP. Dr. Hasan Sadikin Bandung; (6) RS. Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta; (7) RS. Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta; dan (8) RSUP. Fatmawati Jakarta.

Diharapkan dengan diterapkan remunerasi berbasis penilaian kinerja, satker BLU dapat melaksanakan kendali mutu dan kendali biaya, serta menempatkan pegawai berdasarkan kompetensi dan distribusi beban pekerjaan yang realistis, sehingga akan tercipta pengukuran kualitas pelayanan. (dsy)

**Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan  Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail : humas.yankes@gmail.com