PERTEMUAN EVALUASI DAN VALIDASI ASPAK PUSKESMAS LOKUS PROGRAM INDONESIA SEHAT – PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK)

Tanggal : 20-Feb-2018 | Dilihat : 2923 kali

Bogor (13/02) - Pertemuan Evaluasi dan Validasi ASPAK  Puskesmas Lokus PIS-PK yang di buka oleh Kasubdit Fasilitas Pelayanan Rujukan dr. Mujaddid, MMR yang dalam hal ini mewaliki Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan, dilaksanakan di The Sahira Hotel Bogor, dengan  peserta  Dinas Kesehatan seluruh Indonesia, Direktur Pelayanan Kesehatan Primer, Direktur Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan, Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran, Kepala  Badan Informasi Geospatial Indonesia, Para Narasumber.

Dalam sambutannya Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang di sampaikan oleh Kasubdit Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan dalam hal ini dr. Mujaddid, MMR menyampaikan bahwa Program Indonesia Sehat merupakan salah satu program dari Agenda ke-5 Nawa Cita, yaitu Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. Upaya pencapaian prioritas pembangunan kesehatan tahun 2015-2019 tersebut dilaksanakan dengan mendayagunakan segenap potensi yang ada, baik dari pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, maupun masyarakat. Dengan alasan tersebut maka mulai th 2017 Kementerian Kesehatan menetapkan strategi operasional pembangunan kesehatan melalui Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga. Melalui pendekatan keluarga Puskesmas sebagai unit pelaksana diharapkan dapat meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya.

Untuk mendukung pelaksanaan pendekatan keluarga tersebut perlu adanya penguatan Puskesmas sebagai salah satu ujung tombaknya. Penguatan tersebut antara lain dilakukan melalui pemenuhan sumber daya Puskesmas antara lain sarana (bangunan), prasarana dan alat. Dari 2.926 Puskesmas yang menjadi target pendekatan keluarga tahun 2017 hanya terdapat 38 % puskesmas yang sesuai dengan standar. Sebagai konsekuensinya perlu adanya berbagai intervensi yang harus dilakukan agar target pemenuhan standar Sarana, Prasarana dan Peralatan Kesehatan (SPA) di Puskesmas tersebut  sesuai standard. Data persentasi jumlah Puskesmas yang sesuai standar tersebut diperoleh dari Aplikasi Sarana, prasarana dan Peralatan Kesehatan (ASPAK). ASPAK merupakan salah satu tools/alat yang digunakan untuk memotret kondisi sarana, prasarana dan alat yang ada di Puskesmas. Sampai saat ini hampir seluruh Puskesmas mengisi data ASPAK. Sampai dengan bulan Januari 2108 terdapat 6.526 Puskesmas (66,67%)  yang sudah memenuhi standar. Data pemenuhan standar SPA Puskesmas tersebut diperoleh dari ASPAK.

ASPAK adalah adalah suatu sistem elektronik berbasis web yang menghimpun data dan menyajikan informasi mengenai Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan pada FasilitasPelayanan Kesehatan. Seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Dinas kesehatan Kabupaten/Kota, dan Dinas Kesehatan Provinsi harus menyelenggarakan ASPAK.

Kepatuhan Puskesmas dalam mengisi aplikasi ASPAK diharapkan terus meningkat, bahkan seharusnya terisi 100 %. Dalam Permenkes No.75 tahun 2014 tentang Pusat kesehatan Masyarakat dinyatakan bahwa adanya keharusan bagi Puskesmas untuk memenuhi standar sarana, prasarana dan alat yang dinyatakan dalam persyaratan pendirian dan pengembangan suatu puskesmas. Sebagai tindak lanjutnya dalam Permenkes tersebut juga mengisyaratkan adanya suatu kewajiban untuk melakukan upaya pemeliharaan, perawatan dan pemeriksaan secara berkala bagi sarana, prasarana dan alat tersebut agar tetap laik fungsi. Kewajiban tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan mutu, keamanan dan keselamatan pemanfaatan sarana prasarana dan alat kesehatan. Selain itu ketersediaan alat kesehatan di puskesmas umumnya membutuhkan biaya investasi cukup tinggi, oleh sebab itu harus dimanfaatkan secara optimal sehingga pembiayaan menjadi efektif (cost effective).Perlu diperhatikan penyusunan rencana kebutuhan (perencanaan) dengan memperhatikan kebutuhan pelayanan yang ada dengan memperhatikan kondisi sumber daya yang tersedia serta pemeliharaan secara berkala baik kalibrasi maupun pemeliharaan.(AMC)