PENCAPAIAN PERSENTASE KUNJUNGAN KELUARGA BUTUH KOMITMEN PEMERINTAH DAERAH

Tanggal : 14-Sep-2018 | Dilihat : 633 kali

Jakarta – Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) sudah berjalan sejak tahun 2016. Program yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan puskesmas, yang datang langsung ke keluarga sebagai salah satu cara puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan. Sehingga puskesmas dapat memantau perkembangan status kesehatan setiap anggota keluarga di wilayahnya. Namun, hingga kini capaian persentase kunjungan keluarga masih minim.

Sejak ditetapkan pelaksanaan PIS-PK sampai bulan September 2018, pencapaian persentase kunjungan keluarga masih kurang dari 30% di beberapa Provinsi dan Kabupaten/Kota. Hal ini tentunya membutuhkan komitmen dan dukungan bersama dari seluruh komponen pemerintah daerah untuk mewujudkan target cakupan kunjungan keluarga total coverage, ungkap Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS pada acara evaluasi progress dan percepatan PIS-PK  (13/09).

dr. Bambang Wibowo menjelaskan pencapaian sebuah program tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua harus terintegrasi dan terkoordinasi, karena dalam PIS-PK melibatkan beberapa bidang di dinas kesehatan provinsi, seperti bidang pelayanan kesehatan, bidang kesehatan masyarakat, serta bidang pencegahan dan pengendalian penyakit.

Kita harus memiliki kesamaan pemahaman konsep dan implementasi PIS-PK, mendukung persiapan pelaksanaan PIS-PK sesuai tupoksinya, melakukan analisis hasil PIS-PK terkait program masing-masing dan merencanakan intervensi lanjut, melakukan intervensi lanjut sesuai tupoksi masing-masing program, serta melakukan monitoring dan evaluasi sesuai pembagian binwil yang telah ditetapkan, ungkap dr. Bambang Wibowo.

Untuk itu, perlu kerja sama dan komitmen dari seluruh unit baik pusat maupun daerah, dalam rangka evaluasi pelaksanaan PIS-PK dan rencana percepatan pelaksanaan tahun 2018 yang akan diikuti dengan intervensi lanjutnya.

*Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-5277734 atau alamat e-mail: humas.yankes@gmail.com