PELAYANAN KESEHATAN YANG BERKUALITAS MENUJU ERA AKREDITASI DI PELAYANAN KESEHATAN LAIN

Tanggal : 23-Nov-2016 | Dilihat : 2711 kali

Kementerian Kesehatan Melalui Direktorat Pekayanan Mutu dan Akreditasi Direktorat jenderal Pelayanan Kesehatan pada tanggal 23 sampai dengan 25 November 2016 di Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Pengembangan Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan dengan tema "Paradigma baru menyongsong pelayanan kesehatan yang berkualitas menuju era akreditasi di pelayanan kesehatan lain"

Workshop ini sebagai wujud nyata komitmen Sub Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Lain Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan dalam mendukung serta mewujudkan Nawacita ke 5 yakni meningkatan kualitas hidup manusia  Indonesia.?Workshop dihadiri oleh fasilitas pelayanan kesehatan lain sep : Balai Laboratorium Kesehatan,, Unit Transfusi Darah, Balai Pengamanan Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan, Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat, Balai Kesehatan Mata Masyarakat, Balai Kesehatan Paru Masyarakat, klinik utama/CTKI, Praktik Mandiri perawat, praktik mandiri bidan dan praktik mandiri fisioterapi.?

Dalam sambutannya Dr. dr. Bambang Wibowo, Sp. OG (K), MARS Dirjen Pelayanan Kesehatan didampingi bu Direktur Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan menyatakan Tuntutan terhadap jaminan mutu pelayanan kesehatan oleh masyarakat saat ini merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Upaya yang menjamin mutu kualitas pelayanan kesehatan dapat diukur antara lain melalui akreditasi. Akreditasi di Indonesia telah dilaksanakan sejak tahun 1991 untuk Rumah Sakit, tahun 2012 untuk Laboratorium Kesehatan Mandiri, dan tahun 2015 untuk akreditasi Puskesmas. Dasar hukum ruang lingkup fasilitas pelayanan kesehatan lain masih berada dalam proses pembahasan untuk legalisasi. Namun kondisi di lapangan menunjukkan masih banyak permasalahan terkait mutu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Oleh karena itu kita harus memulai untuk melakukan penataan-penataan dari keseluruhan sistem input-proses-output dan outcome, termasuk didalamnya penataan struktur organisasi, proses pelayanan, sumber daya baik sumber daya manusia maupun sarana, prasarana dan alat kesehatan