PELAYANAN KESEHATAN BERGERAK CAPAI TARGET, INI YANG DIBUTUHKAN

Tanggal : 28-Feb-2018 | Dilihat : 1081 kali

JAKARTA – Kementerian Kesehatan berkomitmen tingkatkan pelayanan kesehatan di kawasan terpencil/sangat terpencil, melalui dukungan kebijakan maupun pengalokasian dana dekonsentrasi dalam penguatan pelayanan kesehatan bergerak. Dari hasil pelaksanaan ini, akan terus dilakukan monitoring dan evaluasi yang diiringi dengan pelaporan komprehensif dari Dinas Kesehatan kepada Pemerintah Pusat untuk melihat pelaksanaan pelayanan kesehatan bergerak terarah dan tepat sasaran di daerah.Demikian yang disampaikan Direktur Pelayanan Kesehatan Primer, drg. Saraswati, MPH saat kegiatan pelayanan kesehatan bergerak yang dilaksanakan pada 26 Februari 2018.

Diketahui bahwa pelayanan kesehatan bergerak merupakan salah satu pola pengembangan pelayanan kesehatan bagi fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di kawasan terpencil/sangat terpencil. Hal ini tercantum pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019 sebagai salah satu indikator bidang kesehatan.

Selanjutnya Kementerian Kesehatan juga menuangkan pada Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan 2015 – 2019, dimana secara bertahap sampai tahun 2019 ditargetkan 150 Kabupaten/Kota dalam pelayanan kesehatan bergerak di daerah terpencil dan sangat terpencil.

Tentunya pencapaian target akan berhasil, apabila ada kerja sama dari Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk mendukung pelayanan kesehatan bergerak, agar pelayanan kesehatan yang diberikan maksimal, bermutu, dan berkeadilan dalam mewujudkan masyarakat Indonesia sehat. (dsy)

**Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail : humas.yankes@gmail.com