OBESITAS

Tanggal : 16-Oct-2019 | Dilihat : 617 kali

Penulis : Ovi Lesiana, SGz, RD - Instalasi Gizi RSUP Fatmawati

PENGERTIAN OBESITAS

Obesitas (kegemukan) adalah suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebih sehingga berat badan seseorang jauh di atas normal dan dapat membahayakan kesehatan.

Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2014, secara umum kegemukan dan obesitas adalah suatu kondisi tidak normal yang ditandai oleh peningkatan lemak tubuh berlebihan, umumnya timbul di jaringan kulit sekitar organ.

Pengukuran IMT (Indeks Massa Tubuh/BMI (kg/m2)) dengan nilai 25 ditetapkan sebagai berat badan lebih dan (pre obesitas).

MEKANISME TERJADINYA OBESITAS

KLASIFIKASI OBESITAS

Berdasarkan bentuk tubuh.

 

FAKTOR - FAKTOR PENYEBAB OBESITAS

1. Faktor Genetik

Apabila ibu dan bapak mempunyai kelebihan berat badan maka kemungkinan besar ini akan menurun pada anaknya.

Penelitian menunjukkan bahwa rata - rata faktor genetik memberikan kontribusi sebesar 33 % terhadap berat badan seseorang.

2. Pola Makan

Frekuensi makan yang terlalu sering dalam jumlah banyak.

Jenis makanan yang dimakan : mengandung lemak jenuh, garam tinggi dan gula tinggi.

3. Malas Bergerak

a. Aktifitas fisik dapat membakar kalori di dalam tubuh.

b. Sebaliknya malas bergerak dapat menyebabkan penumpukan lemak berlebih di dalam tubuh. Penumpukan lemak yang berlebih ini kemudian dapat menyebabkan kelebihan berat badan.

PENATALAKSANAAN OBESITAS

Penanganan obesitas bertujuan untuk :

  • Mencapai berat badan yang ideal dan pengurangan IMT secara aman dan efektif.
  • Mencegah adanya komplikasi seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan penyakit kardiovaskuler.

Diet/Pengaturan Makan

A. Makanan yang dianjurkan (Gizi Seimbang)

  • Karbohidrat kompleks (nasi, umbi - umbian, gandum).
  • Protein Hewani (ayam, ikan, telur).
  • Protein Nabati (tahu, tempe, kacang - kacangan).
  • Perbanyak SERAT (sayuran dan buah - buahan).

B. Makanan yang dibatasi

  • Makanan yang mengandung tinggi lemak/lemak jenuh.
  • Makanan dengan tinggi gula.
  • Makanan dengan garam tinggi.
  • Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang bersifat aerobik, yaitu olahraga yang menggunakan oksigen dalam sistem pembentukan energinya.
  • Contoh olahraga yang dianjurkan antara lain berjalan selama 20 - 30 menit setiap harinya, berenang, bersepeda santai, jogging, senam aerobik, dan lain – lain.

RISIKO PENDERITA OBESITAS

1.Ketahanan Insulin

Pada orang gemuk terjadi penumpukan lemak yang tinggi di dalam tubuhnya sehingga glukosa sulit untuk diserap ke dalam tubuh karena adanya penumpukan sel lemak. Lama kelamaan, kadar gula darah berangsur naik dan menyebabkan penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2.

2.Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi 

Perempuan gemuk lebih mudah terjadi peningkatan tekanan darah jika dibandingkan dengan laki - laki gemuk. Peningkatan tekanan darah juga mudah terjadi pada orang gemuk tipe apel (konsentrasi lemak pada perut) bila dibandingkan dengan mereka yang gemuk tipe buah pear (konsentrasi lemak pada pinggul dan paha).

3.Penyakit Jantung Koroner 

Resiko terkena penyakit jantung koroner pada orang gemuk tiga sampai empat kali lebih tinggi bila dibandingkan dengan orang normal. Setiap peningkatan satu kilogram berat badan terjadi peningkatan kematian akibat penyakit jantung koroner sebanyak 1 %.

Artikel