ONE HEALTH, RENCANA AKSI NASIONAL PENGENDALIAN RESISTENSI ANTIMIKROBA

Tanggal : 22-Apr-2018 | Dilihat : 1731 kali

Surabaya (18/04) - Indonesia susun Rencana Aksi Nasional dengan konsep One Health untuk Penanggulangan Resistensi Antimikroba. Maksud dari Konsep One Health yang disusun adalah terkait pengendalian Resistensi Antimikroba dimana penanganannya harus yang bersifat lintas sektor, serta melibatkan dukungan seluruh sektor-sektor yang terkait dalam implementasinya.

Rencana Aksi Nasional yang disusun tersebut mencakup kegiatan membangun kesadaran; menyelenggarakan surveilans dan penelitian; melakukan pencegahan dan pengendalian infeksi, memperbaiki higiene dan sanitasi; penggunaan antimikroba secara bijak; dan pengembangan investasi yang bersinambungan.

Rencana Aksi tersebut sudah Hal tersebut sudah harus segera dilaksanakan karena dalam perkembangannya, prevalensi resistensi antimikroba semakin meningkat dan penyebabnya tidak hanya berasal dari pemberian antibiotik yang tidak bijak pada manusia, melainkan penggunaan antibiotik di sektor lain seperti sektor pertanian, peternakan, perikanan dan industri pangan yang tidak terkendali. Sehingga Konsep One Health menjadi sangat tepat untuk dilaksanakan dimana semua sektor yang terkait harus turut berkontribusi dan bertanggung jawab terhadap Program Pengendalian Resistensi Antimikroba.

Salah satu langkah yang telah dilaksanakan adalah dengan dimasukannya Program Pengendalian Resistensi Antimikroba  (PPRA) dalam Standar Nasional Akreditasi RS (SNARS) Edisi 1 yang berlaku sejak tanggal 1 Januari 2018. Standar ini dimasukan dalam Standar Nasional Akreditasi RS (SNARS) mengingat Resistensi mikroba terhadap antimikroba telah menjadi masalah kesehatan yang mendunia, dengan berbagai dampak merugikan yang dapat menurunkan mutu dan meningkatkan risiko pelayanan kesehatan.