MENKES RI : PIMPINAN TINGGI PRATAMA JAGA DAN PELIHARA INTEGRITAS

Tanggal : 12-Jan-2018 | Dilihat : 265 kali

Jakarta – Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) melantik Sebelas Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan dan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (12/1).

Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, yaitu (1) dr. R. Nina Susana Dewi, Sp.PK(K), M.Kes, MMRS sebagai Direktur Utama RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung; (2) dr. Dicky Fakhri, Sp.B, Sp.BTKV sebagai Direktur Medik dan Keperawatan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta; (3) dr. Agoes Oerip Poerwoko, Sp.OG(K), MARS sebagai Direktur Medik dan Keperawatan RSUP dr. Kariadi Semarang; (4) dr. Yudhaputra Tristanto, M.Kes sebagai Kepala BBKPM Surakarta; (5) dr. Azhar Jaya, SKM, MARS sebagai Direktur Utama RS Ketergantungan Obat Jakarta. 

Selanjutnya, Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, yaitu (1) dr. Achmad Farkhani Tri Adryanto, MKM sebagai Kepala KKP Kelas I Batam; (2) Priagung Adhi Bawono, SKM, M.Med.Sc(PH) sebagai Kepala KKP Kelas I Medan; dan (3) dr. Jefri Hasurungan Sitorus, M.Kes sebagai Kepala KKP Kelas I Tanjung Priok. Sementara di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, (1) Dr. Drs. Nana Mulyana, M.Kes sebagai Sekretaris BPPSDM; (2) dr. Irmansyah, Sp.KJ(K) sebagai Kapus PPSDM dan Pelayanan Kesehatan; (3) Akhmad Saikhu, SKM, MSc.PH sebagai Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu. 

“Kepada Direksi Rumah Sakit Vertikal untuk memperhatikan beberapa hal, yaitu (1) Mulai mempersiapkan diri menghadapi Universal Health Coverage; (2) Jadikan model pengelolaan Rumah Sakit yang akan Saudara pimpin menjadi lebih baik dan memiliki kemampuan teknis medis yang unggul; (3) Lakukan kemandirian dari sisi keuangan, perlu terus melakukan inovasi agar semakin produktif dan efisien; (4) Terus meningkatkan mutu dan keselamatan pasien; (5) Lakukan pembinaan dengan Rumah Sakit lain sebagai jejaring rujukan dan jejaring pendidikan; dan (6) Lakukan Pengembangan inovasi teknologi yang mempermudah pelayanan dan memungkinkan Rumah Sakit dapat diakses atau memberi informasi secara cepat dan tepat kepada masyarakat,” ungkap Menkes RI. 

“Mari laksanakan amanah yang mulia ini dengan sebaik-baiknya, jaga dan pelihara integritas. Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara terutama Pengelolaan Keuangan BLU menjadi komitmen segenap jajaran Kementerian Kesehatan dalam meraih WTP atas Laporan Keuangan Kementerian Kesehatan Tahun 2017,”seruan Menkes RI. 

**Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail :humas.yankes @gmail.com