LEBIH AKRAB DENGAN OBAT MATA

Tanggal : 21-Feb-2017 | Dilihat : 2955 kali

Bandung - Mata merupakan organ tubuh yang sangat penting, tanpa mata kita tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari dengan optimal. Untuk itu maka kesehatan mata harus kita perhatikan.

Apakah Obat Mata Itu?

Kebanyakan obat mata berbentuk sediaan tetes mata, viscous tetes mata (gel) dan salep mata, yang bekerja secara topikal di permukaan bola mata. Pada kondisi pasien tertentu, adakalanya dokter Spesialis Mata mengkombinasikan obat topikal tersebut dengan obat berbentuk sediaan tablet, kapsul, atau injeksi dengan tujuan meningkatkan tercapainya tujuan terapi yang diharapkan.

Cara Kerja Obat Mata Dalam Organ Mata

Seperti halnya obat berbentuk sediaan lain, obat mata akan melakukan aksi penyembuhan dalam tempat kerja obat yang disebut Reseptor. Jadi ketika zat aktif dalam obat mata bertemu dengan reseptornya, maka efek penyembuhan akan dimulai. 

Mungkin sebagai pengguna obat mata, ada pertanyaan yang terlintas, bagaimana caranya obat mata bertemu dengan reseptornya? Hal ini dapat digambarkan sebagai berikut:  Ketika obat tetes mata atau salep mata masuk ke organ mata, zat aktif obat tersebut akan diserap (di absorpsi) ke pembuluh air mata, kemudian didistribusikan ke seluruh bagian bola mata melalui air mata yang diproduksi di dari bagian dalam bola mata (posterior) dan dialirkan ke bagian luar bola mata (anterior). Setelah tahap distribusi, zat aktif akan dimetabolisme dan bertemu dengan reseptornya, sehingga terjadilah efek obat yang diinginkan.

Berbagai Bentuk Sediaan Obat Mata

Obat mata berada dalam berbagai bentuk sediaan:

  1. Tetes mata single dose,Obat jenis ini merupakan obat tetes mata tanpa pengawet. Kemasannya berbentuk botol-botol kecil dalam untaian, yang jika akan digunakan, untaian tersebut dipatahkan dan tutup botol dapat ditutup kembali. Sediaan ini memiliki 12 tetes tiap botolnya dan setelah kemasan dibuka dapat digunakan paling lama 3 hari setelah kemasan dibuka (Rekomendasi Manufactur)
  2. Tetes mata multi dose, Obat jenis ini merupakan obat tetes mata dalam kemasan botol yang dapat digunakan berulang kali sampai dengan 1 bulan setelah kemasan dibuka. Untuk mempertahankan kondisi obat tetap baik.Bentuk sediaan ini mengandung pengawet yang sesuai digunakan pada obat mata.
  3. Viscous tetes mata (gel),Bentuk sediaan gel memiliki kekentalan (viskositas) yang lebih tinggi dari tetes mata sehingga bentuk sediaan ini dapat tinggal dalam organ mata dalam waktu yang lebih panjang daripada sediaan tetes mata.
  4. Salep mata single dose,Salep mata merupakan bentuk sediaan obat mata yang memilki kekentalan paling tinggi diantara jenis obat mata di atas. Sehingga waktu kontak dengan organ mata lebih lama. Obat jenis ini merupakan obat salep mata tanpa pengawet. Kemasannya berbentuk botol-botol kecil dalam untaian, yang jika akan digunakan, untaian tersebut dipatahkan dan tutup botol dapat ditutup kembali. Sediaan ini setelah kemasan dibuka dapat digunakan paling lama 3 hari setelah kemasan dibuka (Rekomendasi Manufactur).
  5. Salep mata multi dose,Kemasan salep mata jenis ini berada dalam bentuk tube, yang dapat digunakan berulang kali dengan masa kadaluarsa selama 1 bulan sejak tutup kemasan dibuka.

Bagaimana Cara Menggunakan Obat Mata

Penggunaan obat mata yang benar adalah sebagai berikut:

  1. Tetes Mata
    • Mencuci tangan
    • Buka tutup kemasan.
    • Teteskan obat di bagian kelopak mata bawah (konjungtiva bawah).
    • Tutup kelopak mata sambil sedikit menekan ujung mata bagian dalam (untuk menghindari aliran obat ke saluran pencernaan).
    • Cuci tangan kembali.
  2. Salep Mata
    • Mencuci tangan.
    • Buka tutup kemasan
    • Masukan obat ke kelopak mata bawah langsung dari tube salep tanpa perantara.
    • Tutup mata sambil melirikan bola mata ke kiri dan kanan agar obat tersebar merata dalam bola mata.
    • Cuci tangan kembali
  3. Kombinasi penggunaan tetes mata dan salep mata
    • Mencuci tangan.
    • Menggunakan tetes mata terlebih dahulu diikuti dengan salep mata dengan jeda waktu   5 – 10 menit.
    • Cuci tangan kembali.
  4. Kombinasi penggunaan tetes mata dan tetes mata lain
    • Cuci tangan.
    • Menggunakan tetes mata yang satu dengan yang lainnya disertai jeda waktu 5 – 10 menit.
    • Cuci tangan kembali.
  5. Obat mata yang sama tidak disarankan untuk digunakan pada lebih dari 1 pengguna obat mata tersebut, hal ini adalah untuk menghindari tertularnya penyakit dari pengguna satu terhadap pengguna lain.

Bagaimana cara menyimpan obat mata yang benar?

Agar efektifitas pemakaian obat mata optimal, maka penyimpanan obat mata juga memberikan kontribusi yang tinggi. Penyimpanan obat mata yang benar adalah sebagai berikut:

  1. Perhatikan tanggal kadaluarsa (expire date) dari obat mata yang kita simpan. Hal tersebut tertera dalam wadah obat.
  2. Perhatikan kondisi obat mata yang kita simpan dari bentuk kemasan, apakah masih utuh atau ada bagian yang rusak. Kemudian perhatikan apakah warna obat berubah atau apakah ada endapan.
  3. Jauhkan dari panas dan paparan matahari langsung.
  4. Tidak semua obat mata harus disimpan dalam lemari pendingin. Hal ini tergantung kepada instruksi yang terdapat dalam kemasan obat atau etiket obat.
  5. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  6. Pisahkan obat mata dengan obat lain yang memiliki bentuk sediaan mirip ( seperti lem, obat sariawan, obat nyamuk, dan sebagainya) yang dapat menimbulkan kesalahan pengambilan obat.
  7. Etiket obat jangan sampai terlepas dari botol obat yang bersangkutan, agar tidak terjadi kesalahan penggunaan obat.

Pemusnahan Obat Mata yang Sudah Tidak Digunakan

  1. Obat mata yang sudah tidak digunakan atau sudah memasuki masa kadaluarsa, harus dimusnahkan dengan cara mengeluarkan seluruh isi obat mata ke dalam tempat sampah infeksius.
  2. Membuang kemasan yang sudah kosong ke tempat sampah.
  3. Untuk obat berbentuk tablet, tablet dikeluarkan dari kemasannya dan dihancurkan dengan cara ditumbuk sebelum dibuang. Hal tersebut untuk menghindari penggunaan obat kadaluarsa oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

(Narasumber: Vera Herlianty, SSi.,MSi.,Apt – Apoteker di Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung)

Seputar Pelayanan Kesehatan