PERTEMUAN KESIAPAN SEKTOR KESEHATAN DALAM MENGHADAPI HARI RAYA IDUL FITRI 1439 H

Tanggal : 11-May-2018 | Dilihat : 230 kali

Jakarta – Dalam rangka menghadapi  Idul Fitri Tahun 2018/1439 H, Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehata  telah melakukan langkah-langkah persiapan untuk menciptakan kondisi yang aman nyaman dan selamat selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 H dengan gelar pertemuan lintas sektor terkait pada, 7 Mei 2018 di Jakarta.

Salah satu Persiapan yang telah dilakukan Ditjen Yankes diantaranya dengan melakukan rapat koordinasi dan konsolidasi baik di lingkungan internal maupun dengan kementerian, lembaga, dan para pemangku kepentingan terkait antisipasi penyelenggaraan lalu lintas. Koordinasi tersebut dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS. Pertemuan tersebut dihadiri  oleh perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Korps Lalu lintas POLRI, Jasa Raharja, PT. Kereta Api Indonesia, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, Badan Pengatur Jalan Tol, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Organisasi Pengusaha Angkutan Darat, Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia, Dinas Kesehatan Provinsi, serta Unit-Unit Utama di Lingkungan Kementerian Kesehatan.

Dirjen Yankes memberi arahan langsung kepada para peserta pertemuan terkait hal-hal yang harus diperhatian dan dipersiapkan dalam menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran 2018. Kesuksesan penanganan mudik dan balik Tahun 2017 menjadi pelajaran dan catatan bagi seluruh pihak yang terkait. Namun di sisi lain Sukses nya penanganan arus mudik dah balik tahun lalu menjadi pemicu ke masyarakat untuk mudik pada tahun ini, sehingga diperkirakan jumlah pemudim akan meningkat cukup tinggi pada tahun ini. Untuk itu kepada seluruh pihak terkait untuk dapat lebih tajam dalam mengidentifikasi masalah yang kemungkinan akan terjadi pada arus mudik dan balik tahun 2018 sehingga dapat segera dicari solusi penanganannya.

Untuk tahun 2018 Diperkirakan akan terjadi peningkatan arus mudik mulai pada tanggal 8 Juni 2018 (H-7), dengan puncaknya pada tanggal 13 dan 14 Juni 2018 (H-2 dan H-1) sampai dengan tanggal 19 Juni 2018 (H+3 Lebaran). Arus balik akan berlanjut terus sampai dengan tanggal 25 Juni 2018 ( H+9 Lebaran). Walaupun setiap tahun dilaksanakan,  namun manajemen risiko perlu dilakukan guna mengantisipasi ancaman yang dapat terjadi selama masa arus mudik dan balik berlangsung.

Dalam arahannya Dirjen Menekankan, "Penyelenggaraan arus mudik yang aman menjadi tanggungjawab bersama lintas sektor terkait.  Agar dapat memberikan hasil yang optimal, diperlukan kerjasama dan koordinasi yang baik dari setiap sektor yang berkaitan dengan antisipasi mudik dan balik tahun ini."