INTEGRASI PENGUATAN MANAJEMEN PUSKESMAS

Tanggal : 03-May-2018 | Dilihat : 337 kali

Makassar – Manajemen puskesmas yang baik membutuhkan keintegrasian dalam bentuk integrasi data, program, dan sumber daya termasuk pendanaan. Dari data ini akan melihat kondisi nyata status kesehatan dan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan di tingkat individu, keluarga maupun masyarakat.

“Dengan manajemen puskesmas yang baik akan menghasilkan data yang sangat aktual dan bernilai terkait PIS PK yang dimanfaatkan untuk perencanaan, penggerakan pelaksanaan, pengawasan, pengendalian dan penilaian kinerja,” ungkap Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Tri Hesty Widyastoeti, Sp.M, MPH saat pertemuan lintas program/lintas sektor pelayanan kesehatan primer dalam penguatan manajemen puskesmas (3/5). 

Sementara itu, Kasubdit Puskesmas, dr. Ganda Partogi Sinaga, MKM menjelaskan integrasi PIS-PK dalam manajemen puskesmas bahwa Pembina keluarga melakukan kunjungan keluarga untuk pengumpulan informasi kondisi kesehatan keluarga menggunakan formulir Prokesga (tercetak/manual) dan elektronik (aplikasi keluarga sehat), kemudian langsung memberikan intervensi awal terhadap permasalahan kesehatan keluarga melalui promosi kesehatan dengan menggunakan pinkesga. 

“Tenaga pengelola data dari puskesmas akan memasukkan informasi kondisi kesehatan keluarga ke pangkalan data serta melakukan pengolahan informasi. Hasil kunjungan keluarga diolah untuk menghitung Indeks Kesehatan Keluarga (IKS). Tim manajemen puskesmas bersama Pembina keluarga dan penanggung jawab program menganalisa hasil kunjungan keluarga yang telah diolah tersebut, merumuskan intervensi terhadap masalah kesehatan dan menyusun rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan puskesmas”, ungkap dr. Ganda. 

Integrasi bukanlah hal yang mudah. Namun akan terwujud jika puskesmas melaksanakan manajemen puskesmas yang baik dengan mengintegrasikan seluruh manajemen yang ada di Puskesmas, dibawah koordinasi Kepala Puskesmas dan pembinaan yang baik dari Dinas Kesehatan Kab/Kota dalam mewujudkan kinerja puskesmas yang bermutu. 

Untuk itulah, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kab/Kota harus melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam melakukan pembinaan, pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan manajemen puskesmas. Salah satu yang harus dikerjakan oleh Dinas Kesehatan Kab/Kota dalam hal ini adalah  memberikan umpan balik terhadap Penilaian Kinerja Puskesmas yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun sesuai siklus pelaksanaan manajemen puskesmas. *dsy

**Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail :humas.yankes @gmail.com