SOSIALISASI PIS PK PADA MASYARAKAT KUDUS

Tanggal : 17-Apr-2018 | Dilihat : 630 kali

KUDUS – Pada tanggal 16 April 2018, Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan RI bersama Komisi IX DPR RI mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK) kepada masyarakat Kudus.

Kasubdit Yankes Puskesmas dr. Ganda Partogi Sinaga, MKM menjelaskan tiga program, yaitu Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK), donor darah sukarela sebagai gaya hidup, dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dijelaskan secara mendasar kepada masyarakat, mengapa ada PIS PK? karena keluarga adalah unit terkecil yang memiliki peranan kuat dalam perubahan untuk menjadi lebih peduli pada kesehatan keluarga. Nantinya keluarga akan didatangi tim Pembina Keluarga untuk mengetahui status kondisi seluruh anggota keluarga. Apabila dalam keluarga ditemukan permasalahan kesehatan, maka akan dilakukan intervensi awal yang disesuaikan dengan kewenangan tim Pembina Keluarga, selanjutnya intervensi lanjut dengan pelayanan diberikan sebagai tindak lanjut hasil analisa kunjungan keluarga.

“Program ini bermanfaat menjadikan keluarga sehat. Untuk itu, masyarakat aktif berpartisipasi dengan cara, yaitu (1) Buka pintu, sambut tim Pembina Keluarga dengan baik; (2) Sampaikan dengan jelas dan lengkap informasi yang ditanya tim Pembina Keluarga atau keluhan kesehatan yang dirasakan; (3) Ikuti anjuran dan saran yang diberikan tim Pembina Keluarga; dan (4) Manfaatkan UKBM, Posyandu, Posbindu PTM untuk memelihara kesehatan secara optimal,” ungkap dr. Ganda.

Point lainnya menjelaskan donor darah sukarela sebagai gaya hidup yang memiliki banyak manfaat, seperti kesehatan akan menjadi terpantau, menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kadar besi dalam darah, meningkatkan produksi sel darah merah dengan adanya regenerasi sel darah merah, dan mendapatkan kepuasan secara psikologis, karena darah yang kita sumbang dapat menyelamatkan orang lain.

Point terakhir penjelasan pentingnya memiliki jaminan kesehatan, karena biaya kesehatan tidak dapat ditanggung oleh individu atau keluarga. Dengan adanya jaminan kesehatan, kita bergotong royong agar dapat membiayai pelayanan kesehatan bersama, kemudian terjadi subsidi antar yang sehat dengan yang sakit.

Pada kesempatan itu, Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer meninjau Puskesmas Kaliwungu dengan memberikan semangat bahwa manajemen puskesmas menjadi sangat lebih penting ketika persiapan akreditasi, namun sikap ini juga harus konsisten pasca akreditasi puskesmas. *dsy/ikj

**Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail :humas.yankes @gmail.com