KERJA BERSAMA JAGA MUTU DAN AKREDITASI FASYANKES

Tanggal : 25-Nov-2017 | Dilihat : 234 kali

Yogyakarta – Dinas Kesehatan Provinsi memiliki peran penting dalam melakukan upaya peningkatan mutu dan kualitas fasyankes di wilayahnya, seperti adanya akreditasi bagi Puskesmas, Rumah Sakit dan Laboratorium Kesehatan.

Maksud dan tujuan pertemuan ini, bukan mengajarkan Dinas Kesehatan Provinsi untuk melakukan survey, tetapi paling tidak Dinas Kesehatan Provinsi bisa memahami apa saja yang dilakukan ketika melakukan survey akreditasi Puskesmas, Rumah Sakit dan Laboratorium Kesehatan. Harapannya, Dinas Kesehatan Provinsi berperan besar didalam memantau proses perbaikan kualitas fasyankes. 

Kita semua harus memahami apa saja yang ada di dalam buku pedoman Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) edisi I ini, sehingga nantinya bapak dan ibu dapat juga melakukan monitoring, evaluasi dan melakukan bimbingan teknis pasca akreditasi. Dinas Kesehatan diharapkan terlibat dalam proses tersebut. Kita bersama-sama menjaga mutu dan akreditasi fasyankes agar keselamatan pasien tetap terjaga. 

Demikian yang disampaikan Direktur Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan dr. Eka Viora, Sp.KJ yang disampaikan pada pembukaan Sosialisasi Akreditasi Puskesmas, Rumah Sakit dan Laboratorium Kesehatan (22/11). 

Selain itu, dr. Eka Viora berpesan kepada Dinas  Kesehatan Provinsi untuk melakukan, diantaranya : (1) Lakukan penguatan pembinaan terhadap Puskesmas, RS, dan Laboratorium Kesehatan agar dapat meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien secara berkesinambungan dan konsisten; (2) Pembinaan diarahkan pada penguatan tata kelola institusi, tata kelola program dan tata kelola risiko dan keselamatan pasien, dan tata kelola mutu; (3) Memfasilitasi dan membina puskesmas yang telah lulus tersertifikasi akreditasi minimal setiap 6 bulan sekali, melalui kegiatan bimbingan teknis, supervise dan pemantauan kepuasan masyarakat pengguna pelayanan puskesmas; (4) Jangan ragu-ragu melaksanakan upaya peningkatan mutu dan akreditasi fasyankes, serta melakukan reformasi dan inovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien, namun dengan tetap dalam koridor hukum; (5) Bersikap terbuka bersedia menerima kritik dari semua pihak dan jadikanlah kritikan tersebut sebagai kontrol bagi kepemimpinan Saudara; (7) Tumbuhkan suasana yang kondusif untuk membangun dan meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien secara berkesinambungan (Continous Quality Improvement) melalui akreditasi fasyankes, baik akreditasi Puskesmas, Rumah Sakit dan Laboratorium Kesehatan. 

**Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail : humas.yankes@gmail.com