HYDROTERAPI RSMH

Tanggal : 11-Jul-2018 | Dilihat : 123 kali

Doddy  Panentu, SKM,  S. FT - Fisioterafis RSMH Palembang

Hydrotrapi merupakan metode terapi latihan dalam fisioterapi dimana latihan dilakukan didalam kolam khusus. Fasilitas tersebut tersedia di Intalasi  Rehabilitasi Medik, Rumah Sakit Umum Pusat Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Hydroterapi tersebut untuk pasien penderita stroke, pasien bedah, pasca operasi, gangguan sendi, nyeri lutut, Nyeri bahul, sakit pinggang dan sebagainya. “Namun pasien yang diterapi disini harus melalui rekomendasi dokter Metode latihan yg berikan ada 4 yaitu : conventional method,  halliwick method,  bad ragaz ring method dan water shiatsu. Pemberian Metode berdasarkan kondisi pasien.

Kolam yang berukuran 4x6 m tersebut dirancang sedemikian rupa, sesuai dengan kebutuhan pasien terapi, serta diberikan air hangat. Sehingga muncul efek fisiologi dari latihan air tersbut. Itu disebabkan oleh adanyan kombinasi dari kehangatan air tersebut. “Manfaat suhu hangat pada air, baik anak-anak maupun dewasa sama. Karena berhubungan dengan tenperatur tubuh, sirkulasi dan beratnya aktivitas, dengan diikuti jumlah variasi gerak dalam kolam tersebut,”

 

Selanjutnya efek terapeutik dari latihan dalam air yaitu mengurangi nyeri dan spasme otot, mempertahankan atau meningkatkan lingkup gerak sendi, pengutan dari otot yang lemah dan peningkatan toleransi otot terhadap latihan, edukasi ulang dari otot yang mengalami kelumpuhan, dan meningkatkan kemampuan aktivitas fungsional, serta mempertahankan dan meningkatkan keseimbangan koordinasi dan postur tubuh. 

“Maka dapat disimpulkan bahwa indikasi Hydroterapi ini adalah meningkatkan keseimbangan tubuh karena otot-otot yang fungsinya berlawanan dapat lebih stabil ketika latihan didalam air, meningkatkan kekuatan otot. Selain itu mengurangi rasa nyeri pada penderita penyakit sendi karena kekurangan pembebanan kepada sendi dan suhu yang hangat, menurunkan ketegangan dan kekakuan otot, serta persiapan latihan berjalan dengan tampa menumpu berat badan,” .

Tetapi, Hydroterapi tersebut juga ada kontra indikasinya, atau tidak boleh dilakukan oleh pasien. Seperti pasien yang takut air, terkena ganguan jantung sedang hingga berat, kelainan pada dinding dada, gangguan fungsi ginjal, cacat mental dan pikun sedang hingga berat. “Selain itu hydroterapi dilarang juga bagi orang yang terkena penyakit tekanan darah tinggi atau rendah, penyakit kulit yang menular atau penyakit kulit yang tidak boleh kontak dengan air, dan luka terbuka.

Fasilitas Hydroterapi tersebut hanya ada satu-satunya di Sumatera yaitu di RSMH Palembang. Itu semua sebagai bentuk komitmen RSMH Palembang dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, karena itu sudah menjadi tugas dari rumah sakit tipe A dan RS rujukan nasional  yang bertarap Internasional.

(Humas RSMH)