HAND HYGIENE DAN BATUK (ETIKA BATUK)

Tanggal : 08-Nov-2018 | Dilihat : 24 kali
Palembang -Untuk mengurangi tingginya tingkat penyebaran penyakit melalui tangan dan udara Tim Promkes dan PPI bekerjasama dengan Instalasi IRNA C memberikan penyuluhan tentang pencegahan dan pengendalian penyakit kepada seluruh keluarga pasien bedah di RSMH, rabu 07/11/18 diadakannya PROMKES di IRNA C tepatnya di depan ruang lakitan 1.1 memberikan penyuluhan kesehatan tentang hand hygiene dan etika batu dengan  narasumber nya Ns Yulizal Saputra, SKep, Ners .

Pencegahan pengendalian infeksi dapat dilakukan dengan mencuci tangan, kebersihan tangan merupakan suatu prosedur yang paling penting dan efektif bila dilakukan dengan baik, ini merupakan pilar dalam pencegahan dan pengendalian infeksi karena tangan  merupakan rantai penyalur kuman yang harus diputus mata rantainya. Tangan merupakan media tranmisi kuman tersering di Rumah Sakit dan merupakan perpindahanm mikroorganisme/ kuman dari seseorang ke pasien, dari permukaan lingkungan pasien.

Ia mengatakan kebersihan tangan merupakan suatu tindakan membersihkan tangan dengan menggunakan sabun/antiseptik dibawah air mengalir atau dengan menggunakan handrub berbasis alcohol.  Yang bertujuan cuci tangan adalah untuk menghilangkan kotoran dari kulit secara mekanis dan mengurangi jumlah mikroorganisme sementara.

Waktu untukmembersihkan tangan:

5 moments for hand hygiene

Setelah tiba di RS

Sebelum makan dan minum

Setelah mau pulang dari RS

Setelah dari WC

6 langka cara cuci tangan baik tangan tampak kotor (menggunakan sabun dan air mengalir) maupun tanggan tak tampak kotor (menggunakan cairan berbasis Alkohol ) yaitu:

1. Ratakan cairan di telapak tanggan

2. Kepunggung tangan dan sela – sela jari

3. Telapak tangan dan sela – sela jari

4. Jari mengunci

5. Jempol (seperti naik motor)

6. dan yg terakhir ujung jari

Untuk dapat diingat kuku tangan jangan panjang dan melepaskan perhiasan yg menempel ditangan sebelum melakukan cuci tangan.

Sedangkan untuk etika batuk sendiri ia mengatakan Batuk bukanlah suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya dan Bersin juga merupakan suatu mekanisme pertahanan tubuh untuk mencegah masuknya zat asing ke dalam tubuh.

Sering pada umumnya kita melakukan batuk atau bersin yang salah yaitu

  • Tidak menutup mulut saat batuk atau bersin di tempat umum.
  • Tidak mencuci tangan setelah digunakan untuk menutup mulut atau hidung saat batuk dan bersin.
  • Membuang ludah sudah batuk disembarang tempat.
  • Membuang atau meletakkan tissue yang sudah dipakai disembarang tempat.
  • Tidak menggunakan masker saat flu atau batuk.

Dijelaskan  dalam etika batu perlu kesadaran dari individu masing – masing, tehnik dari etika batuk yaitu jika kita ingin bersin atau batuk maka tutup hidung dan mulut anda dengan menggunakan tisu/saputangan atau lengan dalam baju anda bila tidak ada tisu atau sapu tangan, bila menggunakan tissue maka Segera buang tisu yang sudah dipakai ke dalam tempat sampah dan cuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol, dan pergunakanlah masker dengan benar. Dengan ini kita dapat menghindari penularan penyakit memalalui batuk dan bersin.

(*/Leni PKRS/Humas)