DITJEN YANKES KEJAR TARGET PENYUSUTAN DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN 982 SATKER NON AKTIF

Tanggal : 13-Dec-2017 | Dilihat : 427 kali

Bekasi (11/12) – Kementerian Kesehatan, Khususnya Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan berkewajiban menyusutkan serta menyusun Laporan Keuangan 982 Satuan Kerja Non aktif Semester II tahun 2017. Dalam rangka penyelesaian Laporan Keuangan Tersebut, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan menggelar pertemuan Samsat Penyusutan Satker non Aktif Semester II Tahun 2017 di Kota Bekasi, 11-14 Desember 2017.

Pertemuan tersebut diselenggarakan dalam rangka penyusunan Laporan Keuangan Tahun 2017 Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Dimana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku seluruh Satker Wajib menyusun Laporan Keuangan dan Mengupload nya ke e-rekon. Puluhan Petugas SAIBA dan SIMAK BMN sebagai tim Samsat yang didampingi oleh tim dari Kementerian Keuangan, Biro Keuangan dan BMN, serta Inspektorat Jenderal Kemenkes RI bekerja keras menyelesaikan penyusutan dan pelaporan keuangan 982 Satker  Non Aktif Tugas Pembantuan Kemenkes RI.

Penyusutan, penyusunan laporan keuangan, serta upload data ke e-rekon tidak dilakukan oleh satker yang bersangkutan, karena tidak menerima DIPA tahun 2017 sehingga tidak membentuk tim penyusunan laporan keuangan di masing-masing satuan kerja. Maka penyusunan laporan keuangan melalui aplikasi SIMAK BMN dan SAIBA menjadi tanggung jawab Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Khususnya bagian Keuangan dan BMN.

Diharapkan dengan adanya pertemuan Samsat, maka penyusustan Satker Non Aktif Semester II Tahun 2017 sebanyan 982 Satker dapat segera terselesaikan. sehingga predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat  kembali di pertahankan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Karo Keu & BMN : Tanpa Teman-Teman Petugas SIMAK BMN & SAIBA, Kemenkes is Nothing

Bekasi – Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan Mengungkapkan apresiasi yang sangat tinggi kepada puluhan petugas SIMAK BMN dan SAIBA di lingkungan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan dalam upaya pemenuhan target penyusutan dan penyusunan laporan keuangan Tahun 2017.

“Tanpa Teman-Teman para Petugas SIMAK BMN dan SAIBA, Kemenkes Is Nothing”, ungkap Karo Keu dan BMN Setjen Kemenkes RI.  Penyusunan Laporan Keuangan menjadi poin penting dalam sebuah pertanggungjawaban sebuah Kementerian atau Lembaga atas dana APBN yang didapat nya dari Negara.

Hal tersebut menjadi kewajiban seluruh Kementerian dan Lembaga penerima dana APBN. Oleh karena nya peran Petugas SAIBA dan SIMAK BMN menjadi sangat penting dan utama dalam penyusunan sebuah laporan Keuangan, terlebih Laporan Pertanggungjawaban Keuangan dan BMN Menjadi tolak ukur Kinerja Kemenkes di mata masyarakat, serta Presiden sebagai Kepala Negara, ungkap Karo Keu dan BMN dalam pembukaan pertemuan Samsat Penyusutan Satker non Aktif Semester II Tahun 2017.