PERTEMUAN PEMANTAPAN RS RUJUKAN PROVINSI DAN RS RUJUKAN REGIONAL SERTA SISTEM PENGAMPUAN RS RUJUKAN NASIONAL DAN RS VERTIKAL

Tanggal : 17-Dec-2017 | Dilihat : 2682 kali

Jakarta (12/12) - Dirjen Pelayanan Kesehatan dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS membuka acara Pertemuan Pemantapan RS Rujukan Provinsi Dan  RS Rujukan Regional Serta Sistem Pengampuan Rs Rujukan Nasional Dan Rs Vertikal dihadiri 98 RS Rujukan Provinsi dan RS Rujukan Regional di Regional Barat, Regional Tengah dan sebagian Regional Timur serta 14 RS Rujukan Nasional dan 6 RS vertikal terpilih untuk pengampu RS Rujukan dalam layanan kekhususan.

6 RS Vertikal ini dinilai sebagai RS Rujukan Nasional Pengampu layanan kekhususan yaitu :

  1. RSJPD Harkit  Tim jejaring kardiovaskuler
  2. RS Kanker Dharmais  Pusat Kanker Nasional
  3. RSAB Harapan Kita  Tim Jejaring RS Ibu dan Anak
  4. RSUP Fatmawati & RSUP Persahabatan  Pusat Respirasi Nasional

Tujuan pertemuan ini adalah sebagai berikut :

  1. Pemetaan RS Rujukan Nasional dan RS Vertikal dalam hal Pemetaan layanan unggulan RS Rujukan
  2. Sistem pengampuan RS Rujukan Nasional ke RS Rujukan Provinsi dan RS Rujukan Regional
  3. Memaparkan hasil survei online di RS Rujukan Nasional dan RS Vertikal
  4. Memudahkan Kementerian Kesehatan RI dalam melakukan pemantauan rumah sakit serta mendapatkan informasi kondisi rumah sakit rujukan berbasis web.
  5. Meningkatkan pemahaman para direktur rumah sakit mengenai perencanaan operasional layanan unggulan sistem informasi RS serta sistem rujukan dan pengampuan Rumah Sakit
  6. Melihat kemampuan RS Rujukan dalam melaksanakan fungsinya sebagai pusat rujukan.
  7. Pelatihan Penyusunan Template Desain Website dan Pelatihan Penggunaan Telekonfrensi dan Webinar

Pemantapan RS Rujukan Provinsi dan RS Rujukan Regional serta Sistem Pengampuan RS Rujukan Nasional dan RS Vertikal dilaksanakan dalam rangka melakukan pembinaan terhadap Rumah Sakit yang telah ditetapkan sebagai RS Rujukan Nasional, RS Rujukan Provinsi dan RS Rujukan Regional serta RS Vertikal. Hal ini diselenggarakan dalam upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan berjenjang mulai dari pelayanan dasar hingga pelayanan rujukan yang berkesinambungan dan terintegrasi. Serta untuk pengembangan RS Rujukan dengan kekhususan layanan unggulan seperti Kanker, Jantung, ginjal oleh RS vertikal terpilih yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan.

Dalam hal ini Dirjen Pelayanan Kesehatan menyampaikan tentang Regulasi RS Rujukan berdasarkan Kepmenkes 390 Tahun 2014 Pedoman Rumah Sakit Rujukan Nasional dan Kepmenkes 391 Tahun 2014 Pedoman RS Rujukan Regional. Perencanaan & Pengelolaan Anggaran untuk RS Rujukan, Akreditasi RS Rujukan dan sistem pengampuan RS.

Sistim Pengampuan RS diterapkan di RS Rujukan Nasional, RS Rujukan Provinsi, dan RS Rujukan Regional agar dapat memberikan Layanan Rujukan Nasional, Layanan Rujukan Provinsi dan Layanan Rujukan Regional dimana rangkaian kegiatan untuk menyangga, menyokong dan atau menopang sebuah RS agar dapat memenuhi suatu standar atau kriteria yang berlaku, dan rangkaian kegiatan berupa pengembangan kapasitas klinis dan atau manajemen dari rumah sakit pengampu kepada rumah sakit yang diampu yang sifatnya berlaku sementara sesuai kebutuhan yang disepakati oleh para pihak.