KALK, STANDAR PENILAIAN AKREDITASI LABORATORIUM KESEHATAN TERDIRI DARI 7 STANDAR PENILAIAN

Tanggal : 28-Mar-2018 | Dilihat : 1812 kali

SEMARANG - KALK (Komite Akreditasi Laboratorium Kesehatan) memiliki 7 (tujuh) standar penilaian Akreditasi Laboratorium Kesehatan. Hal tersebut terungkap dalam Workshop Pemantapan Pelaksanaan Akreditasi Laboratorium Kesehatan DAK- NF 2018 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Prof. dr. Agnes Kurniawan, Ph.D, Sp.PARK(K) dari KALK mengatakan,  Standar penilaian Akreditasi Laboratorium Kesehatan telah tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 298 tahun 2008 tentang Pedoman Akreditasi Laboratorium Kesehatan. Standar-standar penilaian tersebut terdiri dari, Tujuan, Administrasi dan pengelolaan, Staf dan Pimpinan, Fasilitasi dan Peralatan, Kebijakan dan Prosedur Mutu Pelayanan, Pengembangan SDM dan Program Pendidikan, Serta Evaluasi dan Pengendalian Mutu.

Akreditasi Laboratorium Kesehatan dilaksanakan oleh KALK (Komite Akreditasi Laboratorium Kesehatan) yang di dalamnya terdiri dari berbagai kalangan, antara lain unsur profesi, asososiasi, dan pemerintah. KALK hanya sebagai fasilitator atau pembimbing serta melakukan penilaian Laboratorium kesehatan agar terakreditasi dalam upaya meningkatkan mutu dan layanan labkes. Pembinaan Laboratorium Kesehatan tetap pada masing-masing institusi atau lembaga pemilik  laboratorium. Sehingga baik buruknya kualitas laboratorium kesehatan ada ditangan kepala laboratorium dan masing-masing kepala institisi/lembaga pemilik laboratorium kesehatan tersebut. (rfs)

**Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail : humas.yankes@gmail.com