BAKTI LAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT ASMAT TETAP BERLANJUT

Tanggal : 24-Jan-2018 | Dilihat : 521 kali

Jakarta – Perjuangan meningkatkan pelayanan kesehatan tidak terhenti sampai disini. Semalam (23/1) Tim Flying Health Care (FHC) gelombang 2 Kementerian Kesehatan RI melanjutkan bakti layanan kesehatan dari tim sebelumnya yang bertugas sejak 16 Januari 2018. Pagi tadi (24/1), setibanya di Timika Tim FHC 2 bergegas melanjutkan perjalanan menuju distrik Sawa Erma, distrik Kolofbrasa dan distrik Pulau Tiga, Kabupaten Asmat. Dengan membawa perbekalan berupa obat-obatan dan asupan/formula bergizi.

Diketahui bahwa nantinya pelayanan kesehatan yang diberikan tetap sama, seperti pelayanan pengobatan umum, skrining kesehatan status gizi anak dan balita, pemeriksaan tekanan darah, imunisasi, kesehatan lingkungan, melakukan promosi kesehatan dari penyuluhan, edukasi, sosialisasi.

Selain itu, tim memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan di Puskesmas, diantaranya dalam kegiatan imunisasi akan diberikan pengetahuan bagaimana menyimpan sampai memberi vaksin, melakukan pengukuran berat badan dan panjang badan pada bayi dan balita, bagaimana cara mengisi buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), cara memberi bantuan napas (resusitasi bayi), konseling program kesehatan lingkungan, dan memberikan pelatihan kepada dokter, perawat dalam menghadapi kegawatdaruratan.

Update Terkini Tim FHC 1

Asmat - Tim FHC, satgas KLB gizi Buruk & campak, bersama jajaran Pemda Kabupaten Asmat gelar pertemuan dan pelaporan data hasil kerja tim FHC dan Satgas KLB gizi buruk dan campak di Aula gedung Kesbangpol Kab. Asmat.

Rapat pertemuan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kab Asmat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Tim FHC Kemenkes dipimpin oleh Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Dalam pertemuan tersebut dipaparkan hasil kerja bersama tim FHC Kemenkes bersama Satgas KLB gizi buruk & campak TNI.

Berdasarkan pertemuan diketahui bahwa capaian tim FHC Sawa Erma telah berhasil memvaksin 1465 anak dari total 1552 anak yang terdata. Dari total data tersebut sejumlah 87 anak sakit sehingga tidak dapat dilakukan imunisasi.

Tingginya jumlah anak yang terlayani karena lokasi antar kampung yang masih dapat ditempuh dengan speed boat, serta aktifnya petugas di lapangan dalam upaya pemberian vaksin di lokasi-lokasi tujuan.

Pada pertemuan tersebut didapat informasi bahwa Dinas Kesehatan Provinsi akan menurunkan tim kaki telanjang yang akan bekerja selama enam bulan di Kab Asmat. Tim tersebut terdiri dari tenaga kesehatan lingkungan, farmasi, perawat, serta dokter. Tim direncanakan akan tiba pada Kamis, 25 Januari 2018 dan akan bergabung bersama tim FHC 2 serta Satgas KLB gizi buruk dan Campak dari TNI.

**Berita ini disiarkan oleh Bagian Hukormas, Sekretariat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon : 021-5277734 atau alamat e-mail :humas.yankes @gmail.com