BAHAYA HERPES BAGI BUMIL DAN DEBAY

Tanggal : 19-Jun-2020 | Dilihat : 83 kali
Penulis : Instalasi Rawat Jalan RSJS MagelangKehamilan adalah momen bahagia yang dinanti setiap pasangan. Sayangnya, kebahagiaan tersebut tidak datang sendirian, karena kehamilan membuat wanita lebih rentan terkena penyakit, salah satunya infeksi herpes yang disebabkan oleh virus herpes simpleks, penyakit ini biasanya menyebar melalui kontak langsung dari kulit ke kulit, hubungan seksual atau berbagi sex toys. Penyakit herpes pada ibu hamil sering berujung pada komplikasi yang mematikan.

Bagi wanita bila pernah terinfeksi virus herpes sebelum hamil, pada umumnya sistem kekebalan tubuh (antibodi) dari wanita sudah terbentuk dan diturunkan pada bayi. Artinya kecil kemungkinan penyakit herpes membahayakan bayi. Namun berbeda halnya apabila wanita pertama kali terinfeksi herpes pada saat kehamilan. Bila wanita hamil pada terinfeksi pada trisemester pertama atau kedua, risiko terjadinya keguguran sangatlah tinggi. Sementara itu apabila infeksi herpes terjadi pada trisemester ketiga kehamilan, virus tersebut juga bisa menjangkit bayi yang ada dalam kandungannya. Jika bayi berhasil lolos, proses penularan herpes dari ibu ke bayi bisa terjadi saat proses persalinan. Hal ini dikarenakan bayi akan lahir melalui area genital wanita.

Bagi ibu hamil yang baru pertama kali terinfeksi herpes, bisa saja tidak menyadari adanya gejala-gejala tertentu. Akibatnya mereka tidak tahu bahwa dirinya telah terinfeksi virus herpes. Gejala-gejala herpes bisa ditandai dengan hal-hal berikut•    Mengalami gejala flu seperti demam, kehilangan nafsu makan dan kelelahan.•    Luka yang terbuka dan terlihat merah tanpa disertai rasa sakit, gatal atau geli.•    Bermacam sensasi rasa sakit, gatal, atau geli disekitar area genital atau daerah anal.•    Luka kulit melepuh yang nantinya pecah lalu terbuka diarea genital, rektum, paha dan bokong.•    Merasakan sakit dan panas saat buang air kecil.•    Merasakan sakit dan panas saat buang air besar.•    Luka terbuka dan melepuh pada leher rahim.•    Adanya cairan yang keluar dari vagina.•    Punggung bawah terasa sakit.

Penyakit herpes pada ibu hamil berdampak fatal bagi kesehatan bayi yang dilahirkannya, dikarenakan bayi belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang optimal. Saat bayi terinfeksi virus herpes, kondisi ini dinamakan herpes neonatal. Bayi bisa mengalami berbagai masalah serius, bahkan bisa membahayakan nyawa bayi. Yang umum terjadi yang mungkin dialami bayi diantaranya:1.    Infeksi kulit, mata, dan mulut. Infeksi ini bisa timbul saat bayi berusia 1-2 minggu. Biasanya ditandai dengan gejala muncul luka atau iritasi dikulit. Jika herpes hanya terjadi dikulit, mata, dan mulut, bayi mungkin tidak akan memiliki masalah dalam perkembangan. Namun, jika tidak segera diobati, herpes bisa berkembang jadi lebih serius.2.    Penyakit sistem saraf pusat. Ini biasanya terjadi pada bayi usia 2-3 minggu. Namun, bisa juga muncul kapan pun selama 6 minggu pertama lahiran. Bayi dengan penyakit sistem saraf pusat mungkin menunjukkan gejala seperti demam, lesu, tidak mau makan, rewel, sampai kejang-kejang.3.    Herpes diseminata (herpes yang sudah menyebar luas). Penyakit ini sudah mempengaruhi banyak organ bayi, misalnya paru-paru an hati. Ini bisa terjadi pada minggu pertama kelahiran bayi. Akan tetapi kondisi ini mungkin sulit didiagnosis karena bayi tidak menunjukkan gejala luka herpes.Untuk mencegah penularan penyakit herpes pada wanita hamil ke bayi, sang ibu kemungkinan disarankan untuk minum obat antivirus dan menjalani persalinan melalui operasi caesar. Karena jika melahirkan secara normal, bayi bisa terkena virus melalui kontak dengan luka terbuka atau lentingan berisi cairan pada vagina ibu. Pencegahan infeksi herpes terutama dengan cara menghindari kontak fisik atau hubungan seksual dengan penderita atau gunakan kondom saat berhubungan intim.Penyakit herpes pada ibu hamil terbukti bisa menimbulkan komplikasi yang sangat merugikan. Oleh karena itu ibu hamil mesti memeriksakan kehamilan secara rutin dan teratur. Dengan ini, deteksi dini penyakit herpes pada ibu hamil bisa dilakukan dan pengobatan yang paling tepat bisa diberikan. Buah hati pun bisa lahir ke dunia dengan aman.Instalasi Rawat JalanRSJS Magelang

Sekretariat