NCC 119 RAIH TOP 99 INOVASI PELAYANAN PUBLIK INDONESIA TAHUN 2017

Tanggal : 21-May-2017 | Dilihat : 1078 kali

Gresik (20/05)  - 119 Kolaborasi Nasional Layanan Emergensi Medik di Indonesia atau lebih dikenaL dengan NCC (National Command Center) 119 meraih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Indonesia tahun 2017. Dalam gelaran penghargan teresebut Kementerian Kesehatan berhasil meraih empat pengahgaan Top 99. Keempat penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, pada Penutupan Gelar Pelayanan Publik Jawa Timur tahun 2017 bertempat di Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik, Sabtu malam (21/5).

Pada tahun keempat pelaksanaan kompetisi inovasi pelayanan publik yang diselenggarakan Kementerian PAN-RB  tercatat bahwa inovasi yang didaftarkan pada sistem informasi inovasi pelayanan publik berjumlah 3054 inovasi yang berasal dari instansi daerah provinsi kabupaten kota Kementerian lembaga BUMN dan BUMD.

"Seluruhnya tidak diseleksi sendiri oleh KemenPAN-RB, namun oleh tim penilai dan tim juri. Inovasi-inovasi yang terpilih betul-betul menjadi model inovasi pelayanan publik di Indonesia", imbuhnya.

Keempat penghargaan yang diterima Kemenkes RI tersebut, antara lain:

  1. Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan dengan inovasinya adalah "119 - kolaborasi nasional layanan emergency medik di Indonesia".
  2. RSUP dr. Kariadi Semarang dengan inovasinya adalah "3 in 1 Kariadi Peduli".
  3. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan dengan inovasi "Laboratorium Manajemen Data".
  4. Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta 1 dengan inovasi "Pemanfaatan Serat Eceng Gondol dalam Pembuatan Soket Kaki dan Tangan Palsu (Prostesis)".

Dalam arahan dan sambutannya, Menpan menegaskan bahwa, “Inovasi pelayanan publik merupakan terobosan dalam rangka percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik hanya merupakan bagian dari strategi memunculkan inovasi yang unggul dan terukur dengan menggunakan standard proses peniliaan yang akuntabel”.

“Indonesia dapat keluar sebagai bangsa yang unggul dalam perasaingan global. Kontribusi keunggulan ini datangnya dari jajaran pemerintahan yang harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Untuk itu, diserukan kepada semua pihak bahwa saat ini kita tidak dapat lagi berbuat biasa-biasa saja. Kita yakin inovasi yang dihasilkan ini dapat direplikasi unit atau instansi lain dalam upaya percepatan peningkatan kualitas public” tutup Menpan.

-->